Romantis atau Aneh? Zuckerberg Pajang Patung Priscilla Chan di Halaman Rumah

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 21 Agustus 2024 | 05:30 WIB
Mark Zuckerberg dan istrinya, Priscilla Chan (Foto: Highend Magazine)
Mark Zuckerberg dan istrinya, Priscilla Chan (Foto: Highend Magazine)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Mark Zuckerberg, CEO Meta (yang mencakup Facebook, WhatsApp, dan Instagram), baru-baru ini membuat heboh dunia maya, dengan menghadiahkan patung besar yang menggambarkan istrinya, Priscilla Chan.

Patung setinggi sekitar 7 kaki ini dipajang di halaman rumah mereka dan diperkirakan bernilai sekitar Rp308 juta.

Baca Juga: Misteri Nightwear Biru: Anji Bongkar Kebenaran di Balik Tuduhan Perselingkuhan dengan Juliette Angela

Zuckerberg menunjukkan patung tersebut di Instagram, mengklaim bahwa hadiah ini menghidupkan kembali tradisi Romawi dengan membuat patung untuk istri.

Meskipun banyak yang menganggap tindakan ini romantis, beberapa orang merasa gesture tersebut sedikit berlebihan atau aneh.

Tidak jelas apa momen spesial di balik hadiah tersebut, mengingat ulang tahun pernikahan mereka pada bulan Mei dan ulang tahun Chan pada bulan Februari.

Baca Juga: Tragis! Mekanik Muda Tewas Tertimpa Pohon di Perairan Kubu Raya

Zuckerberg tampaknya tidak membutuhkan alasan khusus untuk merayakan istrinya.

Psikolog pasangan, Isabelle Morley, menjelaskan bahwa meskipun patung itu mungkin tampak mahal, nilai sebenarnya bisa relatif.

Ia menyoroti bahwa hadiah mahal bisa jadi tanda kemajuan finansial atau ekspresi cinta, tetapi terkadang juga digunakan untuk menutupi kesalahan atau manipulasi.

Morley menyarankan agar penerima hadiah mempertimbangkan apakah kado tersebut adalah bentuk perayaan atau jika ada ekspektasi tertentu terhadap reaksi mereka.

Baca Juga: Bikin Wamendagri Takjub, Pemuda Muhammadiyah Bentangkan Bendera Merah Putih 179 Meter di Perbatasan RI-Malaysia

Dengan banyaknya orang yang memamerkan hadiah di media sosial, Morley mengingatkan bahwa penampilan di internet sering kali berbeda dari kenyataan.

Pada akhirnya, Morley mengatakan bahwa cara terbaik untuk menilai keaslian hadiah adalah berdasarkan reaksi penerimanya, dalam hal ini, Priscilla Chan.

Jika Chan menganggap hadiah tersebut sebagai sesuatu yang manis, maka hal itu bisa dianggap sebagai gesture yang tulus. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X