ragam

Stille Nacht atau Silent Night, Lagu Malam Natal yang Sangat Melegenda. Berikut Kisah Terciptanya

Jumat, 16 Desember 2022 | 15:12 WIB
Oberndorf bei Salzburg: Sungai Salzach, yang juga mengalir melalui Salzburg di dekatnya, membanjiri bekas Gereja St. Nicholas di Oberndorf, yang dihancurkan pada awal tahun 1900-an. (Hyde Flippo)

PONTIANAKGLOBE.COM -- Lagu Natal paling terkenal di dunia saat itu, Silent Night, berasal dari Austria (Österreich dalam bahasa Jerman).

Disebut Stille Nacht dalam bahasa Jerman aslinya, lagu Natal yang indah ini sekarang dinyanyikan dan dinikmati di seluruh dunia dalam lebih dari 140 bahasa.

Melodi yang akrab di telinga kita saat ini sebagai Silent Night atau Stille Nacht tidak persis sama dengan yang dibuat oleh Franz Gruber.

Meski demikian lagu itu tidak benar-benar hilang atau dilupakan.

Lagu Natal yang terkenal di dunia memang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menjadi terkenal dan ada di mana-mana seperti sekarang ini.

Pada tahun-tahun berikutnya Joseph Mohr diketahui telah menulis aransemen Stille Nacht sekitar tahun 1820, dan aransemen tulisan tangan baru oleh Franz Gruber muncul sebelum kematiannya -- satu untuk orkestra penuh pada tahun 1845, dan satu lagi untuk organ pada tahun 1855. Pada 1900 Stille Nacht telah menyebar ke seluruh dunia.

Pada malam Natal yang dingin tahun 1818 Pastor Joseph Franz Mohr (1792-1848) berjalan sejauh tiga kilometer dari rumahnya di desa Oberndorf bei Salzburg di Austria untuk mengunjungi temannya Franz Xaver Gruber (1787-1863) di kota tetangga Arnsdorf bei Laufen.

Mohr membawa puisi yang dia tulis sekitar dua tahun sebelumnya.

Dia sangat membutuhkan lagu Natal untuk misa tengah malam Natal yang hanya beberapa jam lagi.

Dia berharap temannya, seorang guru sekolah yang juga menjabat sebagai ketua paduan suara dan organis gereja, dapat mengaransemen puisinya menjadi musik.

Dan salah satu dari banyak hal menakjubkan tentang lagu Natal ini adalah bahwa Franz Gruber menggubah melodi Stille Nacht untuk Mohr hanya dalam beberapa jam pada tanggal 24 Desember 1818 itu.

Namun karena banjir yang terjadi sebelumnya di dekat sungai Salzach membuat organ gereja tidak berfungsi.

Gruber akhirnya menggubah musik dengan iringan gitar.

Beberapa jam setelah Gruber menyelesaikan gubahannya, dia dan Mohr berdiri di depan altar Gereja St Nicholas di Oberndorf untuk menampilkan karya mereka.

Grup paduan suara lokal mendukung mereka saat suara lagu baru memecahkan kesunyian Stille Nacht itu.

Halaman:

Tags

Terkini