Terpaut 60 tahun bukan alasan bagi mereka tetap melangsungkan pernikahaanya, dan merasakan bahagian. Rashed Mangacop, dan mempelai wanita Halima Abdullah.
Rashed pertama kali bertemu Halima di sebuah pesta makan malam di provinsi Cagayan, utara pulau Luzon, Filipina.
Pertemuan itu menjadi awal mereka keeduanya bersama, menjadi sepasang kekasih.
Anehnya, baik Rashed maupun Halima sama-sama baru merasakan rasa cinta sebenarnya. Meski sudah berusia 78 tahun, Rashed belum pernah menjalin hubungan atau menikah dengan siapapun.
Halima juga tidak memiliki hubungan asmara sampai bertemu dengan Rashed.
Setelah 3 tahun cinta yang mendalam, keduanya memutuskan untuk menikah dengan pernikahan yang nyaman.
Keluarga Halima tidak peduli dengan usia Rashed. Mereka berpikir bahwa selama lelaki tua itu masih lajang, mereka berdua benar-benar saling mencintai, tidak ada alasan untuk menentang kisah cinta ini.
Ditanya apakah itu pernikahan yang diatur, karena pernikahan seperti itu biasa terjadi dalam budaya Muslim Filipina, kerabat pasangan itu mengatakan: "Itu murni karena cinta. cinta Halima adalah istri pertama Rashed. Mereka sangat manis."jelas kerabat mereka seperti dilansir eva.vn.
Setelah menikah, Rashed dan Halima menetap di Carmen, di provinsi Cebu, Filipina.
Di Filipina sendiri, usia pernikahan yang dibenarkan adalah 18 tahun atau lebih. Namun, mereka yang berusia 18 tahun hingga kurang dari 21 tahun yang ingin menikah harus memiliki izin orang tua. Orang berusia 21-25 yang ingin menikah harus berkonsultasi dengan orang tua untuk meminta nasihat.
Selamat ya Kakek Rashed semoga bahagian selamanya. ****