PONTIANAKGLOBE -- Amarah masyarakat media sosial atau netizen tampaknya belum pudar sejak kasus Maria Dandy Satriyo menggunakan Rubicon yang tertunggak pajak dan ayahnya pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) saat ini diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Di lini masa twitter milik @DitjenPajakRI #PajakKitaUntukKita, netizen masih menumpahkan kekesalan di dengan mentwett berbagai komentar. Dalam video tersebut, seorang pegawai Ditjen Pajak menganjurkan agar masyarakat membayar pajak melalui laman pajak.go.id.
Pegawai Ditjen Pajak tersebut mensosialisasikan pembayaran pajak bagi pekerja bebas yaitu pekerjaan yang dilakukan oleh yang mempunyai keahlian khusus sebagai usaha untuk memperoleh penghasilan dan tidak terikan oleh hubungan kerja.
Video tersebut akhirnya menimbulkan beragam komentar, hingga berita ini diturunkan ada sebanyak 174 komentar dari netizen. Pontianak Globe merangkum beragam komentar seperti dari @beef_pizza: Saya apresiasi usaha admin buat mengembalikan kepercayaan publik untuk bayar pajak, tapi sorry to say min faktanya kenyataan di lapangan gak semanis itu. Mungkin bisa dimulai dari instansi kalian terlebih dahulu.
Twitter @nayott_ menulis: mau tidak mau tetap bayar pajak, karena dari gaji langsung dipotong. Sekarang, stop lapor SPT Tahunan saja yang digallak, Kamis (2 Februari 2023).
Sementara dari Mara Adhipati @Pencari_Rezeki mentwit: instansi yang tidak tahu malu, ada kasus yang mengikis kepercayaan orang tapi malah pada kejar tayang akhir maret buat narik pajak.
Netizen juga mengaiktkan video tersebut dengan motor gede serta mobil Rubicon oleh Oriole @abjadbiru: Nanti duit pajaknya dipakai untuk apa, min? apakah untuk beli Rubicon atau Harley pejabat pajak? Admin udah lapor pajak belum? coba buka rekening dan slip gaji admin?