PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Bir pletok adalah minuman tradisional khas Betawi yang menarik.
Meski namanya mengandung kata "bir", minuman ini tidak memabukkan dan bebas alkohol.
Baca Juga: Apa itu Minuman Anak Kembar MPLS, Dodol Sapi MPLS, Biskuit Waktu Bagus MPLS dan Susu Macan MPLS ?
Sejarahnya berawal dari masa penjajahan, saat masyarakat Betawi melihat kebiasaan orang Belanda yang sering meminum bir.
Namun, karena masyarakat Betawi mayoritas tidak mengonsumsi alkohol, mereka menciptakan bir pletok sebagai alternatif yang tetap menghangatkan tetapi aman dikonsumsi.
Baca Juga: 4 Ide Resep Membuat Minuman dari Buah-buahan, Segar Sehat dan Nikmat, Begini Cara Membuatnya
Ira Lathief, pendiri Wisata Kreatif Jakarta, menyebut bir pletok sebagai "bir halal" yang terpengaruh budaya Belanda.
Nama "pletok" mungkin berasal dari suara yang dihasilkan ketika minuman dicampur dalam bambu dengan es atau dari bunyi tutup botol anggur saat dibuka.
Bir pletok diracik dari rempah-rempah seperti kapulaga, jahe, serai, dan cengkeh, memberikan rasa hangat dan khas.
Baca Juga: Rokok Kretek Filter Sumbang Inflasi Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau Kota Pontianak April 2023
Warnanya yang merah diperoleh dari secang, rempah yang juga digunakan dalam minuman tradisional lain seperti wedang uwuh.
Bir pletok dapat dinikmati hangat atau dingin dan mudah ditemukan di beberapa tempat di Jakarta, seperti di kawasan Kota Tua dan Monas.
Sebagai bagian dari warisan budaya Betawi, bir pletok bukan sekadar minuman, melainkan simbol kekayaan tradisi yang terus dilestarikan. ***