ragam

Mengapa Angka 13 Diangap Sial Bahkan Horor? Begini Asal-usul yang Kamu Harus Tahu

Minggu, 24 Maret 2024 | 05:00 WIB
ilustrasi angka 13 yang dianggap memiliki aura sial. (Pontianak Globe/unsplash.com @Polina Malilo)

ONTIANAKGLOBE.COM -- Banyak orang percaya bahwa angka 13 membawa kesialan dan sebaiknya dihindari.

Kebiasaan ini, yang dikenal sebagai triskaidekaphobia, telah mendorong beberapa individu untuk menghindari angka tersebut dalam kehidupan mereka.

Baca Juga: Prabowo Tegaskan Indonesia akan Menjadi Negara Kuat dengan Syarat Kerja Sama Elit

Contohnya, beberapa perusahaan bahkan menghindari menggunakan nomor 13 untuk lantai gedung mereka karena diyakini dapat membawa malapetaka.

Namun, tidak semua orang menganggap angka 13 sebagai sumber kesialan yang harus dihindari.

Sejumlah pemain sepak bola, seperti Gerd Muller, Michael Ballack, dan Alessandro Nesta, justru memilih angka 13 sebagai nomor punggung mereka.

Apakah angka 13 benar-benar membawa kesialan bagi mereka?

Ternyata tidak.

Sebagai contoh, Gerd Muller telah meraih berbagai prestasi, termasuk memenangkan Piala Dunia 1974 bersama timnas Jerman dan meraih trofi Liga Champions sebanyak tiga kali bersama Bayern Munich.

Baca Juga: Presiden Amerika Serikat Joe Biden Telepon Langsung Prabowo, Beri Ucapan Selamat sebagai Presiden Terpilih

Lalu, apa sebenarnya yang membuat orang percaya bahwa angka 13 membawa kesialan? Hal ini dapat dijelaskan dari beberapa aspek.

Mitos tentang kesialan angka 13 dimulai dari salah satu dokumen hukum tertua di dunia, yaitu kode Hammurabi.

Dikatakan bahwa Hammurabi menghilangkan hukum ke-13 dari daftar aturan hukumannya.

Namun, penghilangan ini sebenarnya disebabkan oleh kesalahan administratif dalam penerjemahan dokumen tersebut, bukan karena angka 13 itu sendiri memiliki kesialan.

Dalam Mitologi Nordik, cerita tentang 12 dewa yang sedang mengadakan pesta makan malam juga menjadi kontributor dalam mitos angka 13 yang sial.

Halaman:

Tags

Terkini