ragam

Kado Berbagi dan Cerita Keceriaan, Natal Bersama STISG XXIII Malang Memukau Hati Para Frater

Sabtu, 20 Januari 2024 | 16:38 WIB
Misa Natal Bersama di Seminari Tinggi Interdiosesan San Giovanni XXIII Malang (Doc. Fr. Aryo) (Jans Angkamor)

PONTIANAKGLOBE.COM- Malang, 16 Januari 2024 - Setelah menanti waktu yang tepat, panitia Natal Bersama Seminari Tinggi Interdiosesan San Giovanni (STISG) XXIII Malang akhirnya berhasil menggelar acara istimewa ini pada 15 Januari 2024. Suasana penuh kegembiraan dan spiritualitas memenuhi Seminari ini, diawali dengan misa yang dihadiri oleh para calon imam antar keuskupan yang sedang menempuh studi di Kota Malang.

Misa pembukaan, yang dipimpin oleh RP. Gregorius Tri Wardoyo, CM (Rektor STIGS), berlangsung dengan khidmat.

RD Aang Winarko, wakil rektor STIGS merangkap ekonom Seminari, memberikan homili yang penuh makna, menjawab pertanyaan krusial mengenai makna Natal dalam sebuah percakapan yang tak terhindarkan.

Dalam jawabannya, Romo Aang menyatakan bahwa makna Natal sejatinya adalah penyerahan diri.

Bukan hanya menantikan penyelamat turun ke dunia atau merenungkan kenangan indah Natal, melainkan suatu bentuk penyerahan diri yang sungguh-sungguh. "Bagaimana seseorang dapat menyerahkan diri, apabila tidak disertai dengan pengampunan?" tegasnya.

Mengutip kata-kata Presiden Soekarno, Romo Aang menegaskan, "Jangan tanyakan apa yang bangsa ini berikan pada Anda. Tapi tanyakan apa yang sudah Anda berikan kepada Negara."

Hal ini dipadankan dalam konteks penyerahan diri para frater di Seminari, yang harus memberikan persembahan terbaik bagi komunitas STIGS.

Misa Natal Bersama tidak hanya menjadi momen keagamaan semata, tetapi juga menandai awal semester genap perkuliahan di STFT Widya Sasana Malang. Pada 16 Januari 2024, para Frater kembali memulai perkuliahan, sambil merayakan momen perpisahan dengan Romo Aang, yang akan mengakhiri tugasnya sebagai Wakil Rektor dan Ekonom STIGS.

"Masih banyak tugas kita di sini yang belum selesai," ungkap Romo Aang kepada para Frater.

Ia merasa bersyukur atas pengalaman pelayanannya di Seminari, yang kini akan melanjutkan perjalanannya di Paroki dengan berbagai kompleksitas tugas imamat yang menantang.

Setelah misa, suasana ramah tamah di Refter menghangatkan hati para formator, frater, dan karyawan Seminari. Penampilan kreatif dari beberapa Frater menghibur para hadirin, diikuti dengan sesi makan bersama dan penukaran kado yang memberikan nuansa keceriaan tersendiri.

Natal Bersama berakhir penuh sukacita sekitar pukul 21.00, ditutup dengan kerjasama para Frater membersihkan dan merapikan ruangan Refter untuk menyambut perkuliahan semester genap yang segera dimulai.

Penulis: Fr. Fransesco Agnes Ranubaya, Pr.
Dokumentasi: Fr. Proklamator Aryo, Pr.

Tags

Terkini