ragam

Waspada! 10 Jenis Penyakit Ini bisa Menyerang Anjing Kesayangan Kamu. Ketahui Cara Menghindari dan Obatinya

Kamis, 12 Oktober 2023 | 20:21 WIB
Seorang dokter hewan memeriksa anjing kesayangan yang sakit Menggunakan stetoskop. (Pontianak Globe/Pexels @Tima Miroshnichenko )
PONTIANAKGLOBE.COM -- Sobat Globe! Berikut ini kami sajikan informasi tentang jenis-jenis penyakit yang bisa menyerang anjing kesayangan kamu.
 
Adapun beberapa penyakit umum yang dapat memengaruhi anjing adalah:
  1. Rabies (Rabies Virus): Rabies adalah penyakit yang sangat berbahaya dan dapat menular kepada manusia. Gejalanya meliputi perubahan perilaku, agresi, dan kesulitan menelan. Penyakit ini hampir selalu fatal dan mewajibkan vaksinasi untuk pencegahan.

  2. Parvovirus (Parvovirus Canine): Parvovirus adalah penyakit yang menyebabkan muntah, diare berdarah, dan dehidrasi pada anjing. Ini sering terjadi pada anjing muda dan dapat berakibat fatal jika tidak diobati.

    Baca Juga: Kisah Anjing Santo Bernard yang Menyelamatkan Nyawa Seorang Anak Laki-laki di Pegunungan Alpen
  3. Distemper (Canine Distemper Virus): Penyakit ini mengakibatkan gejala seperti demam, batuk, pilek, mata berair, kejang, dan gangguan neurologis. Distemper dapat sangat berbahaya dan sering berakibat fatal.

  4. Kennel Cough (Bordetella bronchiseptica): Ini adalah infeksi saluran pernapasan atas yang umumnya tidak mengancam jiwa, tetapi dapat menyebabkan batuk dan ketidaknyamanan yang signifikan.

    Baca Juga: Mengenal Rottweiler Salah Satu Anjing Andalan Polisi, Reputasinya Ternyata Ada Hubungan dengan Kota Rottweil
  5. Lyme Disease (Borrelia burgdorferi): Penyakit ini disebabkan oleh gigitan kutu yang membawa bakteri Borrelia. Gejala mungkin termasuk demam, kelemahan, dan nyeri sendi.

  6. Gagal Ginjal (Chronic Kidney Disease): Ini adalah kondisi umum pada anjing tua. Gejalanya meliputi muntah, diare, kehilangan berat badan, dan poliuria (sering buang air kecil).

  7. Demodikosis (Demodex Mange): Ini adalah kondisi kulit yang disebabkan oleh tungau Demodex. Gejalanya termasuk kebotakan, kemerahan, dan iritasi kulit.

    Baca Juga: Cara Pertolongan Pertama Rabies Wajib Paham ! Langkah Awal Cuci Luka Bekas Gigitan Anjing Harus Perhatikan Ini
  8. Obesitas: Anjing yang menderita obesitas memiliki risiko lebih tinggi terkena berbagai masalah kesehatan seperti diabetes, penyakit jantung, dan masalah persendian.

  9. Gangguan Jantung: Beberapa anjing mungkin menderita gangguan jantung seperti jantung bawaan, gagal jantung, atau penyakit katup.

  10. Penyakit Kulit: Anjing dapat mengalami berbagai gangguan kulit, termasuk alergi, infeksi jamur, dan hot spot.

Penting untuk menjaga anjing Anda dalam kondisi sehat dengan memberikan perawatan yang baik dan menjadwalkan kunjungan rutin ke dokter hewan. Pencegahan dan pengobatan dini sangat penting untuk menjaga kesehatan anjing kesayangan Anda.

Tags

Terkini