PLTMH Wairara NTT Beroperasi, Warga Bikin Es Batu dan Bidan Tidak Pakai Senter Persalinan Bayi

photo author
Yanuarius Viodeogo Seno, Pontianak Globe
- Senin, 6 Maret 2023 | 22:52 WIB
PLTMH Wairara di NTT mulai beroperasional, warga kini bisa menikmati listrik (Sumber foto: Kementerian ESDM)
PLTMH Wairara di NTT mulai beroperasional, warga kini bisa menikmati listrik (Sumber foto: Kementerian ESDM)

PONTIANAKGLOBE -- Akhirnya masyarakat Desa Wairara, Kecamatan Mahu, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur dapat merasakan listrik setelah terbangun Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) berkapasitas 128 Kw.

Masyarakat sangat antusias setelah menanti sekian puluh tahun kehadiran listrik, baru sekarang bisa menikmati listrik seperti daerah lainnya di NTT setelah dibangun PLTMH baru-baru ini.

Lunjitaporan, warga Desa Wairara bahkan mengatakan sekarang warga bisa membuat es batu karena adanya listrik untuk dijual sehingga bisa menambah pendapatan ekonomi keluarga.

Listrik juga membantu pelayanan medis, berkat PLTMH para bidan tidak lagi menggunakan senter untuk melaksanakan persalinan. Listrik pun membuat terang rumah ibadah sekolah, dan rumah-rumah warga.

"Dengan kehadiran listrik, kami akan fokus bidang-bidang yang bisa dipasarkan," kata Lunjitaporan dari siaran pers Kementerian ESDM dikutip Pontianak Globe, Senin (6 Maret 2023).

Sebagai informasi PLTMH Wairara yang selesai dibangun pada 2022 berkapasitas sebesar 128 kW itu mengaliri 105 rumah, 12 Penerangan Jalan Umum, lima kantor dan satu rumah sakit. Berdasarkan data dari Kementerian ESDM, pembangunan PLTMH menelan biaya Rp5,60 miliar dari dana APBN.

Kehadiran listrik melalui PLTMH sangat diidamkan desa yang memiliki jarak tempuh 123 Km dari Kota Sumba Timur. Desa ini selain terisolir secara transportasi juga belum tersambung aliran listrik.

Sebelum ada PLTMH, jaringan listrik PLN terdekat 30 Km dari desa yang berada di Kecamatan Paberiwai.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yanuarius Viodeogo Seno

Sumber: Kementerian ESDM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X