PONTIANAKGLOBE.COM, SWISS -- Polisi Swiss mengatakan mereka telah membuka penyelidikan kriminal dan menangkap beberapa orang setelah dugaan kematian seorang wanita dalam apa yang disebut kapsul bunuh diri.
Menurut laporan setempat, kapsul tersebut, yang diberi nama Sarco Pod oleh penemunya, digunakan untuk pertama kalinya pada Senin sore di sebuah hutan dekat perbatasan Jerman di kota Merishausen, Swiss.
Baca Juga: Lisa BLACKPINK Siap Sapa Penggemar di Jakarta November 2024
Orang yang meninggal itu dilaporkan adalah seorang wanita Amerika berusia 64 tahun.
Swiss adalah salah satu dari sedikit negara di dunia yang melegalkan bunuh diri dengan bantuan, dengan syarat-syarat tertentu.
Kepolisian di wilayah Schaffhausen, di Swiss utara, mengonfirmasi penangkapan tersebut, sementara kantor kejaksaan umum mengonfirmasi telah membuka penyelidikan atas dugaan hasutan dan bantuan serta persekongkolan untuk bunuh diri.
Baca Juga: Vinicius Jr Dijagokan Menjadi Pemain Terbaik Dunia di Ballon d'Or 2024, Ini Sederet Alasannya
Seorang juru bicara mengatakan pihaknya juga sedang menyelidiki apakah ada tindak pidana lain yang telah dilakukan.
Menteri Dalam Negeri Swiss, Élisabeth Baume-Schneider, mempertanyakan status moral dan hukum Sarco Pod, sebuah perangkat yang dirancang untuk memungkinkan seseorang di dalam menekan tombol yang menyuntikkan gas nitrogen ke dalam ruang tertutup.
Baca Juga: Mutasi Polri di Tubuh Polri, Lima Pati Naik Pangkat Jadi Komisaris Jenderal Polisi
Orang tersebut kemudian akan tertidur dan mati karena sesak napas dalam beberapa menit.
Seorang ilmuwan Jerman, Florian Willet, diduga sebagai satu-satunya orang yang hadir saat kematian wanita tersebut.
Ia adalah salah satu anggota utama Last Resort, sebuah organisasi yang bertanggung jawab atas kapsul tersebut dan cabang Swiss dari Exit International, sebuah organisasi nirlaba yang melobi legalisasi bunuh diri dengan bantuan.
Tidak jelas apakah Willet termasuk di antara mereka yang ditangkap.
Artikel Terkait
Chris Martin Vokalis Coldplay Bangga Anaknya Apple Martin Bekerja Sebagai Kasir di Toko Baju, Ini Kisahnya
Kasus Bunuh Diri Mengguncang Polda Kalbar, Seorang Anggota Tewas Gantung Diri, Terjawab Penyebabnya
Bekerja Sampai Mati, Tragedi Karoshi di Jepang yang Mengguncang Dunia
Mengatasi Karoshi, Kematian Kelelahan dengan Pembatasan Jam Kerja di Jepang dan Fleksibilitas Kerja di Indonesia
10 September Jadi Peringatan Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia, Ketahui Faktor Risiko Utama dan Terapi yang Tepat
Ibunda Dokter Aulia Risma Ungkap Perundungan: Putri Saya Dibentak dan Dipaksa Bekerja Tanpa Henti