PONTIANAKGLOBE.COM, KUBU RAYA -- Hari pertama rangkaian kompetisi utama Langkau Culture & Art Festival (LCAF) #4 berlangsung meriah, Sabtu (8/8/2026). Sejak pagi, sejumlah venue dipadati peserta dan penonton yang antusias menyaksikan pesta seni bertema “Seni Untuk Banyak Orang: Membagi Tontonan Membangun Tuntunan”.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Lomba Mewarnai Kategori A dan B di Area Betang Atas. Anak-anak tampak antusias menuangkan kreativitas melalui warna dan gambar.
Di Panggung Liuk Tengah, sebanyak 41 peserta cilik mengikuti babak penyisihan Tarung Puisi Kategori A. Keberanian dan kemampuan mereka dalam membawakan puisi menjadi salah satu daya tarik tersendiri pada hari pertama festival.
Kemeriahan berlanjut pada siang hingga sore hari melalui Lomba Busana Anak di Panggung Ekspresi. Para peserta tampil dengan beragam busana dan gaya, disambut antusias penonton yang hadir.
Tarung Puisi Kategori B merupakan hasil kolaborasi UPT Taman Budaya Provinsi Kalimantan Barat bersama Langkau Etnika. Para peserta menunjukkan kemampuan olah vokal, penghayatan, serta kreativitas dalam menyampaikan karya sastra di atas panggung.
Kehadiran peserta dari berbagai kelompok usia sekaligus menunjukkan bahwa minat terhadap sastra masih cukup kuat dan mampu menjangkau lintas generasi.
Menjelang malam, suasana festival semakin semarak dengan digelarnya Lomba Tari Berpasangan di Panggung Liuk Tengah. Peserta yang merupakan perwakilan dari sejumlah sekolah dan sanggar seni menampilkan koreografi serta busana artistik dalam pertunjukan yang mendapat perhatian penonton.
Di sela-sela kompetisi tari, penonton juga disuguhkan penampilan dari seniman tamu asal Kalimantan Timur yang turut menambah warna pada perhelatan LCAF #4.
Hari pertama LCAF #4 pun berhasil menghadirkan beragam pertunjukan seni, mulai dari kreativitas anak-anak, sastra, fesyen, hingga seni tari. Selain menjadi ruang kompetisi, festival ini juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk menikmati sekaligus mengapresiasi karya para pelaku seni.
Rangkaian LCAF #4 masih berlanjut pada Minggu (9/8/2026). Sejumlah agenda telah disiapkan, di antaranya babak final Tarung Puisi, panggung apresiasi disabilitas, hingga Malam Puncak yang akan digelar di Panggung Langkau.
Malam puncak tersebut diharapkan menjadi penutup rangkaian festival yang semakin meriah sekaligus mempertegas semangat LCAF dalam menghadirkan seni yang dapat dinikmati oleh masyarakat luas.