Promedia Audiensi dengan Badan Komunikasi Pemerintah RI, Bahas Penguatan Komunikasi Publik Bersama Jaringan Media Lokal

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Selasa, 30 Juni 2026 | 22:56 WIB

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Promedia Group melakukan audiensi dengan Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) di Kantor Bakom RI, Jalan Veteran, Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus bertukar pandangan mengenai penguatan komunikasi publik melalui sinergi antara pemerintah dan jaringan media lokal.

Delegasi Promedia dipimpin CEO Promedia Group Agus Sulistriyono bersama Komisaris Promedia Dadang Hermawan, Direktur Marketing Promedia Bimo Haryanto, Ketua Umum Jaringan Pemimpin Redaksi (JPP) Sunardi Panjaitan, serta Sekretaris Jenderal JPP Hadi Suprapto.

Rombongan diterima langsung Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Muhammad Qodari. Dalam pertemuan tersebut, Qodari didampingi Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Kurnia Ramadhana, Deputi Bidang Pembinaan Komunikasi Pemerintah Ulta Levenia, serta perwakilan Deputi Bidang Strategi dan Sistem Komunikasi Ruth Anjani.

Dalam kesempatan itu, Qodari menjelaskan bahwa Badan Komunikasi Pemerintah RI memiliki mandat membangun komunikasi publik pemerintah sekaligus menjelaskan dan menyosialisasikan berbagai kebijakan strategis serta program prioritas Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat.

"Selamat datang di Sekretariat Bakom. Salah satu tugas Bakom turut aktif menjelaskan dan menyosialisasikan berbagai program serta kebijakan strategis Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat," ujar Qodari.

Bakom RI merupakan lembaga nonstruktural yang dibentuk melalui Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2025. Lembaga ini bertugas melaksanakan komunikasi dan informasi mengenai kebijakan strategis serta program prioritas pemerintah, sekaligus menyinkronkan komunikasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Jaringan Media Lokal

Pada kesempatan yang sama, Agus Sulistriyono memperkenalkan ekosistem Promedia Group yang dibangun melalui kemitraan dengan jaringan media lokal di berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, media lokal memiliki posisi strategis dalam menjembatani komunikasi pemerintah dengan masyarakat karena memahami karakteristik dan kebutuhan informasi di masing-masing daerah.

Agus berharap Bakom RI juga memberikan perhatian kepada media-media lokal yang jumlahnya mencapai puluhan ribu di Indonesia sebagai bagian penting dalam penyebarluasan informasi program-program pemerintah.

"Media lokal memiliki kedekatan dengan masyarakat di daerah. Karena itu, kami berharap Bakom RI juga memberikan perhatian kepada media-media lokal yang jumlahnya mencapai puluhan ribu sebagai bagian dari ekosistem komunikasi publik nasional," kata Agus.

Ia menambahkan, selain membangun kolaborasi dengan para pemimpin redaksi melalui Jaringan Pemimpin Redaksi (JPP), Promedia juga terus memperkuat distribusi konten digital melalui berbagai platform.

Menurut Agus, kekuatan media lokal saat ini tidak hanya berada di platform website, tetapi juga berkembang pesat di media sosial dengan jangkauan audiens yang sangat besar.

"Voice media-media lokal, baik melalui website maupun media sosial, sangat besar. Di Promedia Group sendiri, post views di platform TikTok telah menembus 2,5 miliar tayangan setiap bulan. Potensi ini dapat menjadi kekuatan bersama untuk menyampaikan informasi yang akurat, memperkuat literasi publik, serta menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat hingga ke daerah," ujarnya.

Audiensi berlangsung hangat dan konstruktif. Kedua pihak berharap komunikasi yang telah terjalin dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya memperkuat penyebarluasan informasi kepada masyarakat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Rekomendasi

Terkini

HP Dorong Visi Future of Work di HP Elevate 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 23:27 WIB
X