PONTIANAKGLOBE.COM, BENGKAYANG --Pemerintah Kabupaten Bengkayang terus mendorong optimalisasi pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Satu di antara yang ditempuh melalui penguatan sinergi dengan dunia usaha dan seluruh pemangku kepentingan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Forum TJSLP Kabupaten Bengkayang yang digelar di Aula Rangkaya Lantai V Kantor Bupati Bengkayang, Jumat, 26 Juni 2026, pukul 13.00 WIB.
Forum ini menjadi wadah untuk menyusun arah kebijakan sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkayang, Yustianus Ami, selaku Ketua Badan Pelaksana Forum TJSLP, mengatakan kolaborasi seluruh stakeholder menjadi kunci agar Forum TJSLP Kabupaten Bengkayang masa bakti 2026–2030 mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Baca Juga: Golkar Kalbar Bidik Gen Z dan Milenial untuk Perkuat Basis Pemilih
"Diharapkan kolaborasi seluruh stakeholder yang ada di Kabupaten Bengkayang melalui Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan masa bakti 2026–2030 dapat memberikan dampak yang optimal bagi kemajuan masyarakat Kabupaten Bengkayang," ujarnya.
Menurut Yustianus Ami, rapat koordinasi tersebut bertujuan menyusun rencana kerja Forum TJSLP sekaligus membangun komitmen bersama antara pemerintah daerah dan pelaku usaha agar program CSR dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Dalam forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Bengkayang juga memaparkan sekaligus menyinkronkan program TJSLP perusahaan dengan prioritas pembangunan daerah.
Baca Juga: BI Perkuat Kedaulatan Rupiah lewat LENTERA Batas Negeri 2026
Selain itu, setiap perusahaan diberikan kesempatan menyampaikan pernyataan minat terhadap program CSR yang akan dilaksanakan di Kabupaten Bengkayang.
Rapat koordinasi ini melibatkan berbagai unsur pemerintahan, mulai dari Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, pimpinan perguruan tinggi, hingga badan usaha.
Puluhan perusahaan dari sektor perkebunan, pertambangan, energi, perbankan, koperasi kredit (Credit Union), dan lembaga keuangan lainnya turut berpartisipasi dalam forum tersebut.
Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, mengatakan Forum TJSLP diharapkan mampu mengintegrasikan berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan dengan agenda pembangunan daerah sehingga tidak lagi berjalan secara parsial.
Artikel Terkait
Baru Kali Ini Terjadi! Aksi Perampasan Mobil di Sanggau Ledo Bengkayang, Pelaku Diamankan Usai Pengejaran Dramatis
Menelisik Fenomena Sengketa Tanah dan Bangunan Gedung Pancasila Kabupaten Bengkayang
Tangis Pecah di Riam Marum Bengkayang, Erviani Vidya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah 16 Jam Ditelan Arus Deras
Ekspor Jagung Indonesia ke Malaysia Dimulai, Prabowo Pimpin Langsung dari Bengkayang
Mengenal Kongregasi CSE, Ordo Katolik yang Mengabdi di Pelosok Negeri hingga Landak dan Bengkayang
Enam Siswa SMAN 1 Bengkayang Buktikan Daerah Mampu Bersaing di Ajang Debat Kalbar