PONTIANAKGLOBE -- Sebuah video memperlihatkan pria berkemeja hitam marah atas aktivitas sekelompok pengendara motor trail telah merusak kawasan edelweis Ranca Upas, Bandung Jawa Barat.
Kemarahan dan tampak kesedihan dari raut muka dari sosok Supriatna Mang Uprit itu karena kegiatan motor trail yang berlangsung pada Minggu (9 Maret 2023) itu telah merusak area tempat bunga-bunga edelweis hancur.
Supriatna mengatakan dengan nada tinggi tanah tempat edelweis seperti bubur kerena dilintasi ban motor trail. Hampir seluruh bunga edelweis rusak tumbang menyentuh tanah.
Pihak yang paling Supriatna kesalkan adalah Perhutani karena memberikan izin kepada kelompok pengendara motor trail melintas ranca upas.
"Khususnya kepada Perhutani yang memberikan kebijakan izin terkait acara itu, lihat ini dampaknya hancur [edelweis]. Lihat mata anda, hancur," kata Supriatna dikutip Pontianak Globe.
Supriatna mengutarakan dengan nada tingi bahwa untuk menanam bunga edelweis tersebut tidak sebentar tetapi membutuh waktu lama sehingga tampak indah.
Sebagai informasi, lahan tersebut memiliki luas lebih kurang 3 hingga 4 hektar dan ditanami ribuan edelweis hancur. Diperkirakan kejadian motor trail melintas rawa tersebut mematikan sebanyak 2.000 bunga edelweis langka.
Sementara itu, salah satu video terdiri dari 3 orang yang mengatasnamakan panitia penyelenggara motor trail menyampaikan permintaan maaf.
Tetapi, dalam video tersebut mereka tidak menyebutkan permintaan maaf kepada para petani yang telah bersusah payah menanam bunga edelweis.
"Saya mewakili panitia seluruh panitia event ranca upas, saya meminta maaf atas kejadian dan kelalaian semua para pihak termasuk kepada sponsor dan penyedia tempat ranca upas. Saya menyesali dan semua pihak penyelenggara ranca upas," kata ketiga orang tersebut.