motor

Yamaha Fazzio Hybrid Hadir dengan Warna Baru: Inovasi Kosmetik di Tengah Minimnya Terobosan Nyata?

Senin, 23 Juni 2025 | 12:37 WIB
Tangkapan layar motor Yamaha Fazzio. (yamaha-motor.co.id)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Yamaha Indonesia kembali menghadirkan dua warna baru untuk Fazzio Hybrid varian Standard, yakni Grayceful Pink dan Yolo Black.

Meskipun tampil segar dan ditujukan untuk menarik minat kalangan muda, langkah ini memunculkan pertanyaan soal inovasi yang hanya menyentuh permukaan.

Baca Juga: Cloudflare Gagalkan Serangan DDoS Terbesar Sepanjang Sejarah: 37,4 Terabyte dalam 45 Detik

Tak sedikit warganet yang menanggapi peluncuran ini dengan nada skeptis.

“Ini cuma ganti warna apa ada nambah fitur baru?” tulis akun @scou_ter99 dalam kolom komentar unggahan Instagram resmi Yamaha, dikutip Minggu, 22 Juni 2025.

Warna Grayceful Pink mengusung kombinasi abu-abu doff dan aksen pink metalik pada dek depan, menciptakan kesan lembut dan stylish.

Sedangkan Yolo Black hadir dengan warna kuning gading doff berpadu hitam di dek dan bodi samping. Nama "Yolo" sendiri merupakan singkatan dari "You Only Live Once", menyasar segmen Gen Z.

Baca Juga: BPBD DKI Peringatkan Banjir Rob hingga 29 Juni, Ancol dan Sejumlah Wilayah Pesisir Terancam

Namun, secara teknis, tidak ada perubahan berarti. Yamaha masih mempertahankan mesin 125 cc Blue Core Hybrid dengan tenaga 8,3 PS di 6.500 rpm dan torsi 10,6 Nm di 4.500 rpm.

Sistem Electric Power Assist Start tetap menjadi fitur andalan untuk memberi dorongan tenaga saat akselerasi awal.

Pertanyaannya: seberapa terasa teknologi hybrid ini dalam penggunaan sehari-hari, atau hanya menjadi gimmick pemasaran?

Baca Juga: Penjualan Paket Wisata 3B Mulai Naik, Wamenpar Optimistis Pariwisata Bali Lebih Merata

Motor berbobot 95 kg ini juga mengusung sistem injeksi (FI) dan kapasitas tangki 5,1 liter.

Yamaha memasarkan varian baru ini dengan harga Rp 21.920.000 (on the road Jakarta).

Dengan belum adanya peningkatan fitur atau pembaruan teknologi, peluncuran dua warna baru ini dinilai oleh sebagian kalangan hanya sebagai “inovasi kosmetik” semata—bukan langkah substansial yang mendorong kemajuan produk.***

Tags

Terkini