healty

Temuan Kasus Baru, Balita 1 Tahun Meninggal Minum Obat Penurun Demam Merek Praxion

Senin, 6 Februari 2023 | 17:42 WIB
Kementerian Kesehatan menemukan penyebab satu balita meninggal ginjal akut setelah minum obat merek Praxion (Sumber: Tangkapan layar Youtube Tongbos)

PONTIANAKGLOBE -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menemukan kasus baru gangguan ginjal akut dialami balita berusia 1 tahun setelah minum obat sirup penurun demam merek Praxion.

Dilansir dari laman Sehat Negeriku Kemenkes, anak tersebut menerima obat tersebut pada 25 Januari 2023 dan mulai demam pada 28 Januari 2023. Selain demam, juga mengalami pilek dan tidak bisa buang air kecil.

Oleh orang tua dibawa ke Puskesmas Pasar Rebo, Jakarta dan rujukan ke Rumah Sakit Adhyaksa pada 31 Januari 2023. Kemenkes menyebutkan setelah mendapatkan laporan ada gejala Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) maka dirujuk ke RSCM pada 1 Februari 2023 untuk mendapatkan perawatan intensif selama 3 jam di rumah sakit.

Pihak dokter melakukan terapi fomepizole dan si anak sayangnya meninggal dunia pada pukul 23.00 Wib.

Adapun kasus lain kategori suspek dialami anak berusia 7 tahun demam pada 26 Januari setelah minum obat penurun panas sirup secara mandiri.

Dari kasus tersebut, BPOM sedang melakukan investigasi dan sudah mengeluarkan perintah penghentian sementara produksi dan distribusi obat sirup.

BPOM mengambil sampel produk obat dan bahan baku sisa obat pasien, sampel dari peredaran dan tempat produksi dan melakukan uji di laboratorium Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional.

Sementara itu, Kemenkes menerangkan bahwa industri farmasi pemegang izin edar sudah voluntary recall atau penarikan obat secara sukarela.

Tags

Terkini

Waspadai Gangguan Kardiovaskuler

Rabu, 16 Juli 2025 | 20:55 WIB