healty

Waspada! Ini Dia Bahaya Dibalik Penggunaan Headphone Berlebihan. Studi Menyebutkan Anak Muda Lebih Beresiko

Sabtu, 19 November 2022 | 23:35 WIB
Dampak negatif saat terlalu lama memakai earphone (dok, Image/Pizabay)

PONTIANAKGLOBE.COM -- Di era sekarang, menggunakan headphone atau earphone sudah jamak kita lihat.

Menggunakan headphone atau earphone lebih menjaga privasi saat kita mendengarkan musik misalnya. Apa yang kita dengar tak mengganggu orang di sekeliling kita.

Selain itu untuk perangkat smartphone, dengan penggunaan headphone atau earphone kita bisa mendengar lebih jelas musik yang kita dengar.

Namun di balik kepraktisan serta manfaat positif, penggunaan headphone atau earphone yang berlebihan ada dampak negatifnya.

BACA JUGA: Segera Update WhatsApp Kamu. Ini Dia Keuntungan yang Bisa Kamu Dapat

Sebuah tinjauan studi skala besar yang dipimpin oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut sekitar satu miliar anak muda di seluruh dunia berisiko kehilangan pendengaran akibat penggunaan headphone dan paparan kerasnya musik saat menghadiri konser.

WHO telah mengeluarkan imbauan agar anak muda lebih berhati-hati terkait kebiasaan mendengarkan mereka. WHO juga mendesak pemerintah dan produsen untuk mengambil tindakan yang masif guna melindungi pendengaran anak muda di masa depan.

BACA JUGA: Daftar Skuad Perancis Untuk Piala Dunia 2022, Akankah Menjadi Juara Bertahan?

Analisis yang diterbitkan dalam jurnal BMJ Global Health melihat data dari 33 studi yang diterbitkan dalam bahasa Inggris, Spanyol, Prancis, dan Rusia, selama dua dekade terakhir yang mencakup lebih dari 19 ribu peserta berusia antara 12-34 tahun.

Dari tinjauan itu ditemukan 24 persen anak muda melakukan praktik mendengarkan yang tidak aman saat menggunakan headphone. Sementara 48 persen lainnya terpapar tingkat kebisingan yang tidak aman di tempat hiburan seperti konser atau klub malam.

BACA JUGA: Daftar Skuad Australia Di Qatar Piala Dunia 2022, Strikernya Ada Yang Cedera

Seperti dilansir dari laman Malay Mail, Jumat (18/11/2022), studi tersebut memperkirakan bahwa antara 670 ribu hingga 1,35 miliar anak muda berisiko mengalami gangguan pendengaran.

“Cakupannya bisa jadi lebih luas karena banyak anak muda yang mungkin berisiko dari kedua faktor tersebut," ungkap Lauren Dillard, peneliti studi sekaligus audiolog di Medical University of South Carolina.

Dillard mengatakan, cara terbaik bagi orang untuk mengurangi risiko gangguan pendengaran dari headphone adalah dengan mengecilkan volume dan mendengarkan dalam waktu yang lebih singkat.

"Sayangnya, orang-orang sangat suka memutar musik dengan volume yang keras," ucapnya.

Halaman:

Tags

Terkini

Waspadai Gangguan Kardiovaskuler

Rabu, 16 Juli 2025 | 20:55 WIB