PONTIANAKGLOBE.COM - Hingga saat ini, penyakit gangguan ginjal akut yang terjadi pada anak-anak dan belum diketahui penyebabnya ini telah menyerang 152 anak di Indonesia.
Penyakit ini merupakan kondisi penurunan fungsi ginjal yang terjadi secara tiba-tiba.
Secara medis, penyakit ini dikenal dengan istilah gangguan ginjal akut progresif atipikal.
Dokter anak konsultan nefrologi, Henny Adriani menegaskan beberapa gejala awal yang harus diwaspadai:
1. Jumlah kencing anak yang menurun drastis, kemudian tidak keluar air kencing sama sekali.
2. demam
3. diare
4. Gejala saluran napas seperti batuk pilek
Henny melanjutkan, yang perlu diwaspadai oleh orang tua adalah produksi urin atau air kencing.
Perhatikan jika jumlah air kencing dan juga frekuensi berkemih anak berkurang.
Tak hanya itu, ia juga menganjurkan untuk memperhatikan warna air kencing.
Baca Juga: Ketua IDAI Bantah Isu Soal Penghentian Paracetamol Cair. Hanya Kewaspadaan Dini, Bukan Pelarangan.
Menurutnya yang menarik dari kasus gangguan ginjal akut ini adalah perjalan penyakitnya yang begitu cepat dan mendadak.
Selain itu, proses memburuknya penyakit tersebut juga terhitung cepat dan bukanlah hal yang biasa bagi mereka yang mengalami gangguan ginjal.
Ia menambahkan, yang perlu diperhatikan terkait gangguan ginjal akut progresif atipikal ini adalah bagaimana orang tua bisa mengenali lebih dini apa yang terjadi pada anak-anak terutama gejala-gejala awal dari gangguan ginjal akut sendiri.
"Segera bawa ke pusat kesehatan terdekat apabila orang tua mencurigai anaknya mengalami gejala-gejala tersebut supaya bisa cepat ditindaklanjuti oleh tenaga kesehatan di rumah sakit," ujarnya.***