PONTIANAKGLOBE.COM, NEW YORK – Kamu mungkin akrab dengan pernyataan, "Anda adalah apa yang Anda makan."
Menurut sebuah studi baru, makanan yang Anda konsumsi juga dapat memengaruhi ingatan Anda.
Sebuah tim peneliti menemukan bahwa cholecystokinin (CCK), hormon kenyang yang sangat diekspresikan dalam pembentukan memori, dapat, pada tingkat yang lebih tinggi, mengurangi kemungkinan seseorang terkena penyakit Alzheimer sebesar 65 persen, kata penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Neurobiology of Penuaan.
CCK ditemukan di usus kecil dan otak.
Di usus kecil, CCK memungkinkan penyerapan lemak dan protein.
Di otak, CCK terletak di hipokampus, yang merupakan daerah pembentuk memori otak, kata Auriel Willette, Asisten Profesor di Iowa State University di AS.
"Pengaturan kapan dan berapa banyak kita makan dapat memiliki hubungan dengan seberapa baik ingatan kita. Apa yang kita makan dan apa yang dilakukan tubuh kita dengan itu mempengaruhi otak kita,” ujar Willette seperti dikutip dari Prokelara.
"Semoga ini akan membantu menjelaskan lebih lanjut tentang bagaimana hormon kenyang dalam darah dan otak mempengaruhi fungsi otak," kata Willette lagi.
Para peneliti berharap penelitian ini akan mendorong orang lain untuk melihat aspek nutrisi dari makanan, dibandingkan hanya melihat asupan kalori.
Juga, Alexandra Plagman, yang merupakan penulis utama dan mahasiswa pascasarjana di universitas tersebut, saat ini sedang melihat bagaimana diet berdampak pada tingkat CCK individu melalui penelitian glukosa puasa dan badan keton.
"Dengan melihat aspek nutrisi, kita dapat mengetahui apakah diet tertentu dapat mencegah penyakit Alzheimer atau mencegah perkembangan penyakit," kata Plagman.
Menggunakan data dari Alzheimer's Disease Neuroimaging Initiative (ADNI), tim mengamati CCK pada 287 orang. ****