healty

Apa Itu Rabies atau Penyakit Anjing Gila ? Ternyata Ini Sejarah Rabies di Indonesia dan Sifat Virus Rabies

Jumat, 16 Juni 2023 | 19:07 WIB
Ilustrasi anjing hewan peliharaan manusia. (Pixabay/Winsker)

PONTIANAKGLOBE.COM - Viral seorang anak perempuan meninggal diduga terinfeksi rabies pada Minggu (11/6/2023).

Bocah asal Desa Pangkung Paruk, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Bali, itu meninggal setelah terkena gigitan anjing.

Apa itu rabies dan bagaimana sejarah rabies di Indonesia ?

Rabies atau penyakit anjing gila adalah penyakit menular akut yang menyerang susunan saraf pusat pada manusia dan hewan berdarah panas yang disebabkan oleh virus rabies, ditularkan melalui saliva (anjing, kucing, kera) yang kena rabies dengan jalan gigitan atau melalui luka terbuka.

Dikutip Pontianakglobe dari laman Dinas Kesehatan Provinsi Bali, penyakit rabies masuk pertama kali ke Indonesia pada tahun 1884, ditemukan oleh Schrool (orang Belanda) pada kuda.

Kemudian, tahun 1889 Esser W, J,. dan Penning menemukan penyakit rabies pada anjing.

Pada tahun 1894, pertama kali virus rabies menyerang manusia, ditemukan oleh EV De Haan (orang Belanda).

Di Provinsi Bali Penyakit rabies muncul kembali pada tanggal 14 Nopember 2008, menimpa seorang warga Banjar Giri Darma – Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan Badung dan sampai sekarang penyakit rabies perlu diwaspadai.

Morfologi virus rabies berbentuk peluru, mempunyai panjang 180 nm (nanometer), dan lebar 75 nm.

Komposisi dari virus ini antara lain Ribo Nucleic Acid (RNA) rantai tungga, lipid, karbohidrat dan protein.

Sifat Virus Rabies

Virus rabies meliputi sifat fisik dan sifat kimia.

Adapun sifat fisik virus rabies adalah sebagai berikut :

1. Pemanasan pada suhu 60o C selama 5 menit akan mematikan virus ;

2. Virus akan mati bila kena sinar ultraviolet ;

Halaman:

Tags

Terkini

Waspadai Gangguan Kardiovaskuler

Rabu, 16 Juli 2025 | 20:55 WIB