Perawatan pijat pada kedua pasien sama saja, namun untuk pasien kedua sedikit lebih ekstra dalam mengurai kekakuan.
Pasien pertama dengan memberikan sentuhan pada ligamen rahang, dengan teknik menggunakan satu jari menelusuri sumber titik masalah, kemudian berganti melalui posisi di bawah rahang, pastikan terjadi relaksasi untuk perawatan berulang, dilarang memberikan tekanan terlalu kuat karena dapat memicu masalah baru yaitu, kesulitan menelan.
Berikutnya pada pasien kedua dengan gerakan tambahan di bawah rahang, tepatnya mendekati tenggorokan, leher kiri dan kanan, tak lupa bahu ataupun pundak.
Tekanan juga bisa berpengaruh pada kondisi statis, tidak dinamis, vertikal ke atas dan ke bawah untuk memastikan ligamen dan otot terurai dengan lembut.
Peringatan untuk titik-titik di leher jangan terlalu keras memberikan tekanan karena bisa memicu kesulitan memalingkan kepala, selain itu leher juga memiliki ribuan titik saraf menuju otak.
Berdasarkan hasil perawatan kedua pasien dapat diatasi, diperlukan kesabaran dalam menunggu proses sisa hasil dari rileksasi.
By. Jayadi- Dosen PJKR San Agustin.