healty

Jangan Khawatir, Tingkat Kematian Mycoplasma Pneumoniae Rendah di Tiongkok

Kamis, 30 November 2023 | 20:52 WIB
Mycoplasma pneumoniae mewabah di China. (Instagram @kemenkes_ri)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Kementerian Kesehatan Indonesia mengajak masyarakat untuk tetap tenang menghadapi penyebaran Mycoplasma Pneumoniae yang tengah terjadi di Tiongkok.

Dr Imran Pambudi, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang bepergian ke luar negeri.

Baca Juga: Luuk de Jong Bangga Bisa Memimpin Comeback PSV di Markas Sevilla

"Dalam situasi ini, masyarakat tetap tenang, jangan panik," ungkap dr. Imran kepada wartawan pada Kamis, 30 November.

Tiongkok menghadapi tantangan serius dari penyebaran pneumonia yang muncul sejak November 2023, dan penyakit radang paru-paru ini juga dilaporkan terjadi di Eropa, dengan dominasi penularan pada anak-anak.

Baca Juga: Real Madrid Lolos ke 16 Besar Liga Champions sebagai Juara Grup C

Dr Imran menjelaskan bahwa pneumonia yang menyebar di Tiongkok sebenarnya disebabkan oleh infeksi bakteri, khususnya Mycoplasma pneumoniae.

Mycoplasma merupakan bakteri penyebab infeksi pernapasan yang umum sebelum munculnya Covid-19.

Baca Juga: Daftar 12 Klub yang Lolos ke 16 Besar Liga Champions 2023-2024: Arsenal dan PSV Eindhoven Menyusul

Bakteri ini dikenal memiliki masa inkubasi yang panjang, sehingga penyebarannya tidak secepat virus Covid-19, yang mengakibatkan tingkat fatalitasnya rendah.

Meskipun demikian, Kementerian Kesehatan Indonesia telah mengambil langkah mitigasi untuk mencegah penyebaran Mycoplasma pneumoniae di Indonesia.

Baca Juga: Liga Champions: Sevilla Tersingkir setelah Kekalahan 2-3 dari PSV

Surat Edaran Nomor: PM.03.01/C/4632/2023 tentang Kewaspadaan Terhadap Kejadian Mycoplasma Pneumonia di Indonesia diterbitkan, dan Kemenkes mendorong fasilitas pelayanan kesehatan dan pintu masuk negara untuk melaporkan kasus pneumonia melalui saluran yang disediakan.

"Kami mengimbau kepada Dinas Kesehatan, rumah sakit maupun pintu masuk negara agar segera melaporkan apabila ada indikasi kasus yang mengarah pada pneumonia," tambah dr. Imran. ***

Tags

Terkini

Waspadai Gangguan Kardiovaskuler

Rabu, 16 Juli 2025 | 20:55 WIB