PONTIANAKGLOBE.COM -- Asam urat seringkali menjadi masalah yang menyebalkan ketika gejalanya muncul.
Rasa nyeri dan pegal yang tiba-tiba muncul saat asam urat kambuh bisa sangat mengganggu.
Baca Juga: 9 Cara Efektif Membersihkan Bantal yang Berubah Kuning
Asam urat biasanya menumpuk di sendi-sendi, terutama di bagian betis, lutut, dan tumit, dan serangan asam urat dapat membuat kaki, tangan, serta sendi lainnya sulit untuk digerakkan.
Baca Juga: Menurut Peneliti Harvard, Ini Indikasi Kebahagiaan Sejati dalam Kehidupan
Biasanya, untuk mengatasi asam urat, dokter akan meresepkan obat-obatan tertentu.
Namun, ternyata ada cara-cara alami yang bisa membantu mengatasi asam urat tanpa harus menggunakan obat.
Baca Juga: Cade Engkakal Nyalakan 1.000 Lilin Di Pemakaman Katolik Sanggau
Beberapa gejala yang sering terkait dengan asam urat meliputi:
- Nyeri yang intens atau kram.
- Pegal-pegal yang terus menerus mengganggu.
- Peradangan pada sendi.
- Kulit di area betis yang terasa hangat dan meradang.
- Kesulitan dalam menggerakkan betis.
- Kesulitan berjalan.
Baca Juga: Live Hasil Persewar vs PSBS Biak Liga 2, Gol Boaz Solossa Bawa Kunggulan Tim Mutiara Bakau
Berikut adalah beberapa metode untuk mengatasi asam urat tanpa menggunakan obat:
- Gunakan kompres dingin atau bungkus es batu pada bagian betis yang terasa sakit.
- Angkat kaki lebih tinggi dari badan, misalnya dengan meletakkan kaki pada dinding atau di atas bantal.
- Mengoleskan krim pereda nyeri dapat membantu mengatasi atau mengurangi gejala asam urat pada betis.
- Hindari makanan yang mengandung purin, seperti jeroan, daging merah, dan seafood.
- Konsumsi makanan yang kaya akan vitamin C, seperti air perasan lemon, untuk membantu menetralkan asam urat dalam tubuh dan mengurangi kadar asam urat.
- Pastikan untuk minum banyak air putih, yang dapat membantu mencegah dan mengurangi pembengkakan pada sendi yang disebabkan oleh tingginya kadar asam urat.
- Jika diperlukan, konsultasikan dengan dokter dan minum obat pereda nyeri asam urat seperti ibuprofen, naproxen, colchicine, atau kortikosteroid sesuai dengan petunjuk dokter.***