Urgensi Skrining dan Edukasi dalam Mencegah Penyakit Degeneratif

photo author
Jans Angkamor Bong, Pontianak Globe
- Rabu, 16 Juli 2025 | 09:12 WIB
Penyerahan Obat (Dok.Tim C’SN) (San Agustin)
Penyerahan Obat (Dok.Tim C’SN) (San Agustin)

PONTIANAKGLOBE.COM - Penyakit degeneratif merupakan kelompok penyakit yang ditandai oleh kerusakan atau penurunan fungsi sel dan jaringan tubuh, serta gangguan pada organ.

Penyebab utama dari penyakit ini adalah gaya hidup yang tidak sehat, seperti konsumsi alkohol, merokok, asupan kafein yang berlebihan dalam jangka panjang, kurangnya konsumsi makanan bergizi, dan minimnya aktivitas fisik. Beberapa contoh penyakit degeneratif meliputi diabetes melitus, tekanan darah tinggi, penyakit jantung koroner, obesitas, dan arterosklerosis.

Oleh karena itu, skrining kesehatan dan edukasi menjadi langkah penting untuk mencegah penyakit-penyakit tersebut pada semua kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa muda. Penyakit degeneratif juga diketahui mempercepat proses penuaan dini.

Pencegahan terhadap penyakit ini bisa dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan secara rutin, seperti pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol. Selain itu, terapi medis sesuai hasil diagnosis dan penyuluhan kesehatan sangat diperlukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan.

Sebagai bagian dari edukasi dan layanan kesehatan, Sekolah Kristen Kalam Kudus Pontianak menyelenggarakan kegiatan bakti sosial bertajuk “Pengaruh Minuman Sachet bagi Kesehatan Ginjal”. Minimnya kesadaran masyarakat mengenai pencegahan penyakit degeneratif menjadi salah satu latar belakang kegiatan ini. Dalam kegiatan ini, masyarakat mendapat layanan skrining, pengobatan, dan edukasi kesehatan.

Pada 3 Mei 2025, dalam kegiatan bertema “Charity Night; His Love is for Everyone”, dosen dan mahasiswa dari Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo turut ambil bagian. Kegiatan ini mencerminkan semangat kasih yang tidak terbatas, ditujukan bagi semua orang, tanpa memandang latar belakang. Kerja sama antara institusi pendidikan dan masyarakat ini menunjukkan bentuk nyata pengabdian dan kepedulian sosial.

Cek Gula Darah
Cek Gula Darah (San Agustin )

Rangkaian kegiatan dimulai dengan proses registrasi, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan seperti pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat, serta konsultasi dengan dokter. Setelah itu, pasien menerima obat-obatan sesuai resep dan mengikuti kelas edukasi kesehatan. Kegiatan ini menunjukkan penerapan langsung ilmu dan keterampilan oleh para mahasiswa keperawatan dalam pelayanan masyarakat.

Para dosen dan mahasiswa bekerja sama dengan guru serta tenaga kependidikan dari Sekolah Kristen Kalam Kudus. Dalam pelaksanaannya, dosen berperan sebagai pembimbing, sementara mahasiswa menjalankan tugas sesuai pembagian peran masing-masing. Misalnya, Hizkia, Cela, dan Pika bertugas memeriksa tanda-tanda vital seperti tekanan darah dan denyut nadi. Donatus, Ranto, dan Tuta menangani pemeriksaan laboratorium darah. Geri bertugas mengarahkan pasien ke ruang dokter setelah pemeriksaan awal, sedangkan Monika, Yuni, dan Claudia bertugas membagikan obat kepada pasien.

Sebelum obat diserahkan, pasien dan pendamping mengikuti sesi edukasi kesehatan yang dipandu oleh mahasiswa. Materi disampaikan oleh dosen dan Bela, dengan Febih sebagai moderator dan operator. Seluruh kegiatan ini disupervisi oleh dosen Universitas San Agustin, Ns. Usu Sius, S.Kep., M.Biomed.

Materi edukasi difokuskan pada topik kesehatan terkini, terutama bahaya minuman sachet yang kini marak di masyarakat dan berisiko merusak ginjal. Minuman sachet sangat mudah dijumpai, terutama di daerah pinggiran dan pedesaan, serta digemari oleh anak-anak. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan gangguan ginjal karena kandungan pemanis buatan dan zat tambahan lain yang tidak aman jika dikonsumsi dalam jangka panjang. Hal ini berpotensi menimbulkan penyakit degeneratif serta mempercepat penuaan dini.

Dalam materi edukasi, dijelaskan bahwa minuman sachet umumnya mengandung kadar gula dan pemanis buatan yang tinggi, serta bahan tambahan seperti pewarna dan pengawet yang berbahaya jika dikonsumsi terus-menerus. Minuman ini menjadi salah satu pemicu timbulnya penyakit degeneratif.

Wujud Pengabdian Masyarakat

Kegiatan bakti sosial dan Charity Night yang diadakan pada 3 Mei 2025 menjadi ajang penting pengabdian masyarakat. Dosen dan 13 mahasiswa keperawatan dari Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo terlibat aktif dalam kegiatan ini. Mereka memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi mengenai bahaya minuman sachet, serta distribusi obat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jans Angkamor Bong

Sumber: Majalah DUTA

Tags

Rekomendasi

Terkini

Waspadai Gangguan Kardiovaskuler

Rabu, 16 Juli 2025 | 20:55 WIB
X