Selain kasus pembakaran, beredar pula video yang diduga memperlihatkan sejumlah orang memukul MFA setelah yang bersangkutan diamankan.
Polisi mengaku belum menerima informasi mengenai dugaan pemukulan tersebut dan masih berfokus pada penyelidikan kasus pembakaran.
“Kalau pemukulan belum kami dengar. Masih fokus di pembakaran, misal ada mungkin karena emosi orang,” ucap Elnath.
Elnath mengatakan MFA yang bekerja sebagai operator call center di Diskominfo Kukar tidak melakukan perlawanan ketika diamankan polisi.
Saat ini, penyidik masih mengumpulkan alat bukti dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap motif serta kronologi lengkap aksi pembakaran tersebut. ***