Saat mobil dalam posisi berhenti, sebuah truk trailer yang dikemudikan WP, warga Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, melaju dari arah belakang.
"Secara bersamaan dari arah belakang melaju truk trailer yang dikemudikan oleh Saudara WP," ungkap Septian.
Polisi menduga pengemudi truk mengantuk sehingga tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya dan menabrak Alphard dari belakang.
"Diduga pengemudi mengantuk sehingga tidak bisa menguasai laju kendaraannya dan menabrak Mobil Toyota Alphard," sambungnya.
Akibat benturan tersebut, Alphard terdorong ke depan hingga menabrak truk lain yang berada di depannya.
Kondisi itu menyebabkan bagian depan dan belakang Alphard mengalami kerusakan parah.
Meski mengalami kerusakan berat, polisi memastikan Kiai Anwar Zahid dan santrinya yang berada di dalam mobil selamat dari kecelakaan tersebut.
Insiden itu kini ditangani Satlantas Polres Bojonegoro.
Polisi juga mengimbau para pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melintas di kawasan perbaikan jalan, serta menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya.
Kewaspadaan dinilai penting untuk mengantisipasi kecelakaan, khususnya ketika arus lalu lintas diberlakukan dengan sistem buka-tutup jalur. ***