PONTIANAKGLOBE.COM, SULAWESI UTARA -- Nama Tian Ngantung menjadi sorotan publik di media sosial setelah mobil Honda Jazz yang dikendarainya dalam ajang drag race di Kotamobagu, Sulawesi Utara (Sulut), terlibat kecelakaan hingga menabrak sejumlah penonton di area finis.
Sebelumnya, beredar video yang memperlihatkan mobil tersebut diduga mengalami masalah hingga keluar dari jalur lintasan dan menghantam sejumlah penonton di sisi arena.
Baca Juga: Dugaan Penipuan CPNS Libatkan Oknum Militer di Jatim, Kerugian Disebut Capai Rp20 Miliar
Tragedi tersebut tidak hanya menghentikan perlombaan, tetapi juga meninggalkan duka mendalam. Sebanyak 17 penonton dilaporkan menjadi korban dalam insiden tersebut.
Dari jumlah itu, 8 orang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan 9 lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan.
Pihak kepolisian kini tengah menyelidiki penyebab kecelakaan, termasuk kondisi kendaraan, lintasan, sistem pengamanan, serta pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan perlombaan.
Tian Ngantung juga dijadwalkan menjalani pemeriksaan setelah kondisinya memungkinkan. Saat ini, ia masih menjalani perawatan karena turut menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.
Dirujuk ke Manado, Belum Diperiksa
Kasat Reskrim Polres Kotamobagu Iptu Ahmad Waafi mengatakan Tian sempat mendapat perawatan di RSU Monompia sebelum dirujuk ke rumah sakit di Manado.
Karena masih menjalani perawatan, penyidik belum dapat meminta keterangan dari pembalap tersebut.
"Pastinya akan kami periksa. Tapi saat ini belum bisa karena masih dalam perawatan," kata Ahmad dalam keterangannya, Senin, 10 Agustus 2026.
Baca Juga: 1,3 Ton Ketamin Diselundupkan dalam 1.300 Bungkus Teh Cina, 8 ABK Diamankan
Ahmad menyebut kondisi Tian membutuhkan penanganan lebih lanjut. Saat dirujuk ke Manado, wajah pembalap tersebut terlihat masih diperban.
"Jadi saat ini pembalapnya sudah dirujuk ke Manado," ujarnya.
Lantas, siapa sebenarnya Tian Ngantung yang terlibat dalam kecelakaan maut di ajang drag race Kotamobagu tersebut?