Setelah kejadian, aparat gabungan TNI dan Polri langsung melakukan pengamanan di lokasi.
"Sementara ini penyelidik telah mengamankan barang bukti dan mengambil keterangan beberapa saksi," imbuhnya.
Cahyo mengatakan aparat masih berfokus pada penanganan korban, pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), serta memastikan situasi di Wamena dan sekitarnya tetap kondusif.
Dalam insiden tersebut, dua orang dilaporkan mengalami luka akibat tembakan. Keduanya telah dievakuasi ke RSUD Wamena untuk mendapatkan perawatan medis.
Cahyo mengatakan kondisi kedua korban dalam keadaan sadar saat tiba di rumah sakit dan kini menjalani penanganan tim medis.
"Kondisi korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Wamena dalam kondisi kesadaran penuh dan dalam penanganan tim medis yang ada di RSUD setempat," ungkapnya.
Ia menjelaskan, salah satu korban mengalami luka tembak pada lutut, sementara korban lainnya mengalami luka tembak pada tangan yang menembus hingga paha.
"Korban mengalami luka. Satu luka tembak di lutut dan satu mengalami luka tembak di tangan, di punggung tangan menembus paha," terangnya.
Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku, motif, serta kronologi lengkap penembakan yang terjadi di tengah pelaksanaan Festival Budaya Lembah Baliem tersebut. ***