Sidak Dapur MBG di Bogor, Kepala BGN Temukan Kendala Distribusi hingga Tegaskan SPPG Tak Sesuai Standar Bisa Ditutup

photo author
Patrisia Yosi, Pontianak Globe
- Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:05 WIB
Menyoroti aksi sidak dapur MBG yang dilakukan Kepala BGN, Sudaryono ke SPPG wilayah Bogor, Jawa Barat. (Instagram.com/@sudaru_sudaryono)
Menyoroti aksi sidak dapur MBG yang dilakukan Kepala BGN, Sudaryono ke SPPG wilayah Bogor, Jawa Barat. (Instagram.com/@sudaru_sudaryono)

Sudaryono menilai distribusi ke posyandu memiliki tantangan tersendiri dibandingkan penyaluran ke sekolah.

"Kalau sekolah kan sekali drop banyak, tapi kalau posyandu ini ibu hamil tidak terkonsentrasi dalam satu tempat," jelasnya.

"Jadi dia ada kerepotan karena harus mengantar ke banyak posyandu," imbuhnya.

BGN Tak Segan Tutup SPPG yang Tak Penuhi Standar

Sudaryono menegaskan, sidak dilakukan sebagai bagian dari pengawasan rutin sekaligus bentuk apresiasi kepada pengelola SPPG yang telah bekerja sesuai standar.

"Sidak ini untuk menyemangati SPPG yang sudah bekerja dengan baik," katanya.

Ia menegaskan, BGN tidak akan memberikan toleransi terhadap SPPG yang mengabaikan standar kebersihan maupun keamanan pangan dalam proses penyediaan makanan.

"Secara umum, banyak SPPG yang bagus, tetapi masih ada satu hingga dua SPPG yang belum memenuhi standar," ungkapnya.

Menurut Sudaryono, SPPG yang belum memenuhi standar akan dibina agar segera melakukan perbaikan. Namun, apabila tetap tidak memenuhi ketentuan, BGN akan menghentikan operasionalnya.

"Yang belum itu akan kami benahi, dan kalau memang tidak bisa diperbaiki, akan kami tutup," tegas Sudaryono. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Patrisia Yosi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X