bizbuzz

Prasetyo Hadi Ungkap Strategi Pemerintah Jaga Ekonomi, Pangan hingga Hilirisasi Dipercepat

Minggu, 7 Juni 2026 | 20:21 WIB
Jaga Stabilitas Ekonomi, Pemerintah Terus Dorong Program Bidang Pangan hingga Energi. (Dok. Istimewa)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Pemerintah menegaskan komitmennya menjaga stabilitas ekonomi nasional dengan mempercepat berbagai program strategis di sektor riil, mulai dari pangan, energi, perikanan, hingga industrialisasi dan hilirisasi. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan percepatan program-program prioritas menjadi salah satu fokus pemerintah agar sektor riil mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional.

“Mendorong program-program yang dapat meningkatkan pertumbuhan sektor ekonomi riil untuk bisa dipercepat terutama program-program di bidang pangan, program-program di bidang energi, kemudian program-program di bidang perikanan dan termasuk industrialisasi dan hilirisasi,” ujar Prasetyo dalam konferensi pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026).

Baca Juga: Pemerintah, BI, dan DPR Sepakat Jalankan Dua Strategi Besar Demi Selamatkan Rupiah

Menurutnya, menjaga stabilitas ekonomi bukan hanya menjadi tugas satu lembaga. Karena itu, pemerintah terus memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar kebijakan fiskal dan moneter berjalan selaras.

“Koordinasi yang intens di antara seluruh pemangku kepentingan ekonomi di dalam rangka tadi, menjaga baik moneter maupun fiskal kita, terus berada di posisi yang kita harapkan,” katanya.

Prasetyo menilai kondisi ekonomi global yang masih penuh tantangan menuntut sinergi yang lebih kuat antarpemangku kepentingan. Seluruh kebijakan pemerintah, menurutnya, harus saling mendukung untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

“Dalam situasi hari ini, menuntut kerja sama di antara kita semua. Kebijakan-kebijakan harus saling mendukung, saling memperkuat satu sama lain,” ucapnya.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara kebijakan moneter yang dijalankan Bank Indonesia dengan kebijakan fiskal pemerintah. Menurut Prasetyo, berbagai indikator ekonomi menunjukkan fundamental ekonomi Indonesia masih berada dalam kondisi yang kuat.

“Baik dari sisi ekonomi makro di moneter yang dibawa oleh Bank Indonesia, maupun di sisi fiskal yang dikendalikan oleh Menteri Keuangan yang kemarin dilaporkan dari angka-angka indikator menunjukkan bahwa sesungguhnya fundamental ekonomi kita memang cukup kuat,” tuturnya.

Baca Juga: Untuk Membangun Gedung Gereja, Panitia Pembangunan GKE Betlehem Pontianak Resmi Dilantik

Meski demikian, pemerintah tetap mewaspadai perkembangan ekonomi global yang berpotensi memengaruhi stabilitas nilai tukar rupiah maupun pertumbuhan ekonomi nasional. Prasetyo mengajak seluruh pihak tetap optimistis dan menjalankan perannya masing-masing demi menjaga perekonomian tetap tumbuh.

“Kita harus tetap optimis untuk menjalankan tugas dan fungsi kita masing-masing dalam rangka bersama-sama menjaga ekonomi kita tetap kuat, tetap tumbuh dan berkenaan dengan masalah nilai tukar supaya bisa segera kembali seperti yang kita harapkan,” pungkasnya.***

Tags

Terkini