Harga Pangan Turun, RI Catat Deflasi 0,08 Persen pada Agustus 2025

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Senin, 1 September 2025 | 22:50 WIB
Foto Ilustrasi - BPS mencatat deflasi Agustus 2025 capai 0,08 persen.  (Unsplash @Markus Winkler)
Foto Ilustrasi - BPS mencatat deflasi Agustus 2025 capai 0,08 persen. (Unsplash @Markus Winkler)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengalami deflasi sebesar 0,08 persen secara bulanan (mtm) pada Agustus 2025.

Sementara secara tahunan, inflasi tetap terkendali di level 2,31 persen (yoy).

Baca Juga: Aurelie Moeremans Bongkar Tawaran Masuk Politik, Cuma Disuruh Ikut Bos dan Baca Skrip Dibayar Ratusan Juta

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, mengatakan deflasi Agustus 2025 lebih dalam dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Agustus 2025 mengalami deflasi 0,08 persen, lebih dalam dibandingkan Agustus 2024 yang deflasi 0,03 persen,” ujar Pudji dalam konferensi pers virtual, Senin (1/9/2025).

Sepanjang Januari–Agustus 2025, inflasi tahun kalender tercatat 1,60 persen.

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang utama deflasi dengan kontribusi 0,29 persen atau andil 0,08 persen.

Baca Juga: 5 Tips Memulai Usaha Minim Risiko untuk Pemula, Cocok Dicoba dari Nol

Harga yang diatur pemerintah juga memberi andil deflasi 0,08 persen, terutama dari tarif angkutan udara dan bensin.

Adapun kelompok harga bergejolak mencatat deflasi 0,61 persen, dipicu penurunan harga tomat, cabai rawit, dan bawang putih.

Sementara itu, komponen inti masih menunjukkan inflasi 0,06 persen dengan andil 0,04 persen, terutama akibat kenaikan biaya kuliah perguruan tinggi, emas perhiasan, dan biaya sekolah dasar.

Secara wilayah, 27 provinsi mencatat deflasi, sedangkan 11 provinsi mengalami inflasi.

“Deflasi terdalam terjadi di Maluku Utara sebesar 1,90 persen. Sedangkan inflasi tertinggi tercatat di Sumatera Utara sebesar 1,37 persen,” jelas Pudji.

Dengan capaian ini, BPS menegaskan inflasi nasional tetap terkendali dan mencerminkan stabilitas harga di sebagian besar wilayah Indonesia. ***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X