PONTIANAKGLOBE -- Econique Perhutani Alam Wisata, pengelola wisata Ranca Upas meminta maaf atas kejadian berdampak terhadap kawasan tempat bunga-bunga edelweis hancur.
Hal itu disampaikan pihak tersebut di akun instagram @perhutani.alamwisata dikutip Pontianak Globe, Kamis (9 Maret 2023).
Selain meminta maaf, Econique Perhutani Alam Wisata juga melarang event trail dan offroad berlangsang di dalam kawasan hutan tersebut.
Ada lima poin yang Econique Perhutani Alam Wisata atas peristiwa tersebut, sebagai berikut:
1. Kami memohon maaf dan prihatin atas kejadian yang berdampak terhadap lingkungan dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat sekitar
2. Sebagai pengelola lokasi, kami akan melakukan perbaikan SOP dalam perizinan pelaksanaan event yang dilakukan di dalam kawasan hutan untuk memastikan tidak terjadi dampak terhadap lingkungan
3. Sebagai tindak lanjut, kami akan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk bersama-sama melakukan pengawasan dan memastikan setiap event yang dilaksanakan dilakukan secara profesional dan memenuhi ketentutan serta mencegah terjadinya kerusakan lingkungan
4. Untuk selanjutnya, segala bentuk kegiatan event berupa Trai & Offroad di dalam kawasan hutan, dilarang untuk dilaksanakan
5. Kami bersama pihak pemerhati lingkungan, masyarakat sekitar, dan stakholder terkait lainnya akan melakukan rehabilitasi sebagai upaya pemulihan ekosistem di Ranca Upas
6. Pihak penyelenggara event yaitu "Paguyuban Putra Murni Kurnia Trail Adventure Feat TRAMAX'SS telah menyampaikan pernyataan permohonan maaf atas peristiwa yang terjadi di Ranca Upas.