Hari Televisi Sedunia 21 November, Kata PBB Meningkatkan Kesadaran Isu Ekonomi dan Sosial

photo author
Yanuarius Viodeogo Seno, Pontianak Globe
- Senin, 21 November 2022 | 08:05 WIB
Sumber: Pixabay
Sumber: Pixabay

PONTIANAKGLOBE -- Dunia pertelevisian hari ini, 21 November 2022 memperingati hari televisi internasional yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

PBB menilai televisi memiliki peran penting sebagai bagian pengambilan keputusan untuk mengangkat isu-isu ekonomi dan sosial karena perannya di bidang komunikasi.

Televisi bukan semata-mata seperangkat layar tetapi ada filosofinya supaya masyarakat dunia memahami pentingnya informasi yang mengangkat persoalan kehidupan manusia.

Terutama, menurut PBB, televisi merupakan upaya mewujudkan perdamaian atas peristiwa konflik di suatu negara. Televisi dimaknai agar negara-negara memperhatikan persoalan ekonomi dan sosial ketimbang menebar ancaman perang.

Sejarah pengakuan hari televisi sedunia bermula ketika PBB mengadakan forum televisi dunia pada 21 dan 22 November 1996 dihadiri para tokoh media terkemuka saat itu.

Dalam diskusi tersebut sekaligus menetapkan setiap tanggal 21 November sebagai hari televisi dunia. Keputusan itu didasarkan bahwa kehadiran televisi sebagai alat utama menginformasikan, dan mampu mempengaruhi opini publik.

Bagaimana sejarah kehadiran televisi di Indonesia?

Televisi masuk ke Indonesia pertama kali pada 1952 dan baru mengudara tayang untuk publik kala menampilkan Pekan Raya 200 Tahun Kota Djogjakarta (ejaan lama) oleh Uni Soviet bukan Indonesia.

Amerika Serikat juga mulai menghadirkan televisi di Indonesia dengan menampilkan cuplikan tentang pameran dan lain-lain pada tahun yang sama.

Barulah pemerintah Indonesia melakukan siaran uji coba televisi dengan liputan perayaan HUT ke-17 Kemerdekaan Indonesia pada 17 AGustus 1962. Ketika itu, Indonesia mendapatkan bantuan alat-alat pertelevisian dari Jepang.

Barulah stasiun televisi TVRI pada 24 Agustus 1962 dengan menampilkan upacara pembukaan pesta olahraga Asia pada 1962. Barulah setelah itu, televisi swasta muncul yakni RCTI pada 1989.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yanuarius Viodeogo Seno

Sumber: United Nations

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X