techno

Dampak Banjir, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Pastikan Jaringan Komunikasi di Kota Manado Normal.

Selasa, 31 Januari 2023 | 20:11 WIB
Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pemerintah daerah menyalurkan bantuan berupa bahan kebutuhan pokok dan komunikasi bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor di kota Manado. (Sumber foto: IOH)

PONTIANAKGLOBE -- Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) terus memantau secara berkala saluran komunikasi di sejumlah wilayah Kota Manado yang terdampak curah hujan tinggi menyebabkan banjir dan tanah longsor agar berjalan normal.

SVP-Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison, Steve Saerang mengatakan tim teknis memastikan saluran komunikasi tidak bermasalah sehingga masyarakat Manado tetap bisa berkomunikasi secara lancar dengan keluarga dan kerabat.

"IOH bergerak cepat memastikan kondisi jaringan dan layanan di sekitar wilayah bencana tetap dalam kondisi baik. Secara umum layanan kami di wilayah Kota Manado berjalan normal," kata Steve kepada Pontianak Globe, Selasa (31 Januari 2023).

Di sisi lain, pihaknya tidak hanya melakukan perbaikan saluran komunikasi tetapi juga memberikan bantuan kepada masyarakat Kota Manado berupa kebutuhan pokok untuk meringankan beban mereka.

Dia memaparkan bantuan disalurkan di Kelurahan Mahawu, Bailang, Molas, Cempaka, Karang Ria dan Tanjung Batu. "Kami turut prihatin atas banjir dan tanah longsor dan kami segera berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk penyaluran bantuan," ujar Stve.

Adapun penyaluran bantuan tersebut wujud kepedulian IOH dalam program CSR di pilar filantropi yang berupa pendistribusian bantuan peduli bencana alam dan komunikasi gratis melalui inisiatif Tanggap Darurat Bencana.

Sebagai informasi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPNB) mencatat wilayah terkena banjir dan longsor ada 22 kelurahan dan paling terdampak adalah di Kecamatan Tikala, Singkil, Wanea, Bunaken, Mapanget dan Wenang.

BNPB juga mencatat korban jiwa akibat banjir dan longsor ada 1 warga meninggal dunia dan korban longsor ada 4 orang mengalami luka berat dan ringan.

Dampak banjir juga membuat 1.673 warga mengungsi di Kecamatan Bunaken 948 warga, Paal Dua 370 jiwa, Singkil 215 jiwa, Tikala 100 jiwa dan Wanang 41 jiwa. Bahkan 420 unit rumah warga kota mengalami rusak berat, dan 103 unit lainnya rusak sedang dan 448 unit rusak ringan.

Sejumlah fasilitas umum juga rusak seperti pasar, pemakaman warga, gereja, masjid, kantor kelurahan dan tempat pacuan kuda. Total sebanyak 33 unit rusak berat. Sebanyak 59 unit rumah rusak sedang dan 47 rusak ringan. Sebanyak 1 unit masjid terdampak dan ruas jalan Adiura-Pandu terputus.

Tags

Terkini