PONTIANAKGLOBE -- Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) berharap pengembangan proyek Robotic Process Automation (RPA) bernama Administration Assistant Robotic Indosat (ASTRID) membantu karyawan perusahaan lebih produktif.
Irsyad Sahroni, Director and Chief Human Resources Officer Indosat Ooredoo Hutchison mengatakan ASTRID mengambil alih sebagian besar beban kerja administratif mereka sehingga anggota tim dapat mengalokasikan waktu ke pekerjaan yang lebih berharga.
Proyek ini memungkinkan karyawan Indosat untuk beralih dari pekerjaan manual yang berulang ke pengembangan diri untuk menjadi lebih strategis.
Pengembangan talenta internal dengan otomatisasi ini telah menjadi prioritas bagi Indosat karena sebagai kunci pertumbuhan Indosat di masa depan.
"Selain itu itu dapat mengalokasikan waktu ke pekerjaan yang lebih berharga dan mengembangkan keterampilan dan kompetensi baru untuk karir mereka," kata Irsyad Sahroni dikutip Pontianak Globe, Senin (10 April 2023).
Hal itu disampaikannya usai Indosaat meraih penghargaan Asian Telecom Awards 2023 sebagai HR Initiative of the Year baru-baru ini.
ASTRID berhasil mengatasi tantangan dalam mengelola sebagian besar pekerjaan administratif mulai dari proses onboarding hingga offboarding di berbagai touchpoint untuk 2800 karyawannya.
Terutama saat perusahaan memiliki tingkat onboarding rata-rata 200 karyawan baru per tahun dan lonjakan migrasi 1085 karyawan pada tahun 2022 karena merger.
"Kami berterima kasih atas pengakuan internasional ini atas inisiatif terobosan IOHdalam HR Operations. Mereka mengintegrasikan dua perusahaan dengan skala besar memang cukup menantang," terang Irsyad.
Dia menjelaskan ASTRID menyelamatkan karyawan dari pekerjaan dari robot mengatasi proses berulang dan manual.
Dampak ASTRID yang paling signifikan tahun lalu adalah proses lima jam yang intensif menjadi hanya 18 menit dengan akurasi hingga 100% dan hampir 0% dari intervensi manusia.