PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Apple dikabarkan tengah bersiap memasuki pasar ponsel lipat dengan teknologi engsel inovatif.
Menurut analis ternama Ming-Chi Kuo, perusahaan ini berencana menggunakan logam cair untuk meningkatkan mekanisme pelipatan iPhone lipatnya.
Baca Juga: Apple Intelligence Masuk China! Senjata Baru Apple Hadapi Huawei
Engsel berbahan logam cair yang diproduksi oleh Dongguan EonTec di China diperkirakan memiliki harga antara $9 hingga $14 per unit.
Teknologi ini menawarkan dua keunggulan utama dibandingkan dengan engsel konvensional:
* Peningkatan daya tahan – Memperpanjang umur perangkat secara keseluruhan.
* Kerataan layar yang lebih baik – Mengurangi lipatan yang terlihat pada layar.
Lipatan yang mencolok masih menjadi tantangan utama bagi perangkat layar lipat saat ini.
Selain memengaruhi daya tahan layar yang mahal, hal ini juga mengurangi daya tarik visual perangkat.
Baca Juga: Apple Rilis Apple Invites, Begini Cara Menggunakannya di iPhone
iPhone Lipat Dirilis 2026, Siap Bersaing dengan Samsung
iPhone lipat diperkirakan akan debut pada tahun 2026, dan akan langsung bersaing dengan Galaxy Z Fold 8 dari Samsung.
Sumber industri memperkirakan bahwa harga iPhone lipat bisa 20 persen lebih mahal dibandingkan flagship lipat Samsung.
Engsel logam cair berpotensi menjadi pembeda utama Apple dalam persaingan ini.
Meski begitu, ini bukan pertama kalinya Apple menggunakan logam cair.