PONTIANAKGLOBE -- Sosok yang digadang-gadang bakal mendobrak kepengurusan PSSI akhirnya terjawab setelah Menteri BUMN Erick Thohir datang untuk mendaftarkan diri menjadi Ketua Umum (Ketum) organisasi sepakbola Tanah Air tersebut.
Dia langsung mendatangi kantor PSSI di Gelora Bung Karno, Jakarta tadi Minggu (15 Januari 2023) pagi. Erick Thohir yang mengenakan jaket merah tersebut didampingi Kaesang Pangarep, Direktur Utama Persis Solo sekaligus putra dari Presiden RI Joko Widodo.
Sejumlah pemilik klub juga menemani Erick Thohir mendaftar sebagai Ketum PSSI periode 2023-2027, seperti Atta Halilintar youtuber dan pemilik klub FC Bekasi City dan Raffi Ahmad CEO RANS Nusantara FC.
Kehadiran Erick Thohir bersama pentolan para pemilik klub yang merupakan publik figur tersebut memberikan secercah harapan untuk membenahi bobroknya sepakbola Indonesia.
Sosok Erick Thohir menangani sepakbola sudah bukan rahasia umum lagi. Dia pernah menjadi Presiden Inter Milan (Italia) periode 2013-2018. Klub mentereng pesaing AC Milan yang sama-sama bermarkas di San Siro tersebut.
Erick juga pernah menjadi Presiden klub Oxford (Inggris) 2022 hingga saat ini, DC United (Major League Soccer) Amerika Serikat pada 2012.
Di hadapan media massa, Erick Thohir mengatakan alasannya untuk maju sebagai Ketum PSSI bersama-sama bernyali untuk sepakbola yang bersih dan sepakbola berprestasi.
"Bongkar-bongkar untuk perbaikan sepakbola indonesia, ke depan tidak ada tangan kotor di Indonesia," kata Erick Thohir.
Bahkan Raffi Ahmad mengatakan pendaftaran Ketum PSSI dari Erick Thohir sangat dibutuhkan untuk memperbaiki iklim sepakbola Indonesia.
"Kami dukung pak Erick karena dia punya nyali untuk membenahi sepakbola Indonesia," ujar Raffi Ahmad.
Artikel Terkait
John Terry Diajak Erick Thohir ke Sarinah. Bikin Kaget, John Terry Borong Tas Rotan untuk Istri
Erick Thohir dan Menpora dan Temui Presiden FIFA. Bagaimana Persiapn Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia?
Manajer Persipura Jayapura, Yan Mandenas Kritik PSSI yang Hentikan Liga 2 Musim 2022/2023. Begini Katanya