sport

Christian Atsu, Pemain Terbaik Afrika 2015 Ghana Ditemukan Tak Bernyawa Tertimpa Runtuhan Bangunan Gempa Bumi

Sabtu, 18 Februari 2023 | 23:48 WIB
Christian Atsu Penyerang Ghana meninggal dunia tertimpa runtuhan bangunan gempa bumi di Turki (Sumber foto: Tangkapan layar Youtube)

PONTIANAKGLOBE -- Christian Atsu, pesepakbola asal Ghana akhirnya ditemukan oleh tim penyelamat berada di reruntuhan bangunan mewah berlantai 12 dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi akibat gempa bumi di Turki, pada 6 Februari 2023.

Tim penyelamat menemukan tubuh pemain berusia 31 tahun yang bermain untuk klub sepakbola Hataypost itu di Kota Antakya, Provinsi Hatay. Kota berada di selatan itu merupakan salah satu wilayah terparah gempa bumi di Turki.

Dilansir dari ABC News, kabar Christian Atsu meninggal dunia tentu menambah kesedihan mendalam bagi masyarakat terutama pecinta sepakbola setelah salah satu pemain bola kaki itu tewas karena gempa bumi di Turki.

Kepergian Christian Atsu yang bergabung dengan Hatayspor pada September 2022 lalu itu terjadi ketika beberapa jam setelah dia mencetak gol di kandang Kasimpasa SK pada 5 Februari 2023. Selang beberapa jam kemudian terjadi gempa bumi pada 6 Februari 2023.

Saat kejadian gempa bumi, tim penyelamat menemukan petunjuk lokasi kamar Atsu di gedung apartemen tempat tinggalnya tersebut seminggu setelah gempa dahsyat. Dari temuan itu, tim mencoba mencari lagi.

Tidak jauh dari temuan sepatu tersebut, tim berhasil menemukan penyerang yang pernah dinobatkan sebagai pemain Afrika terbaik pada 2015 tersebut. Saat ini, jenazah Atsu sudah terbang ke Ghana.

Sebagaimana diketahui, Atsu pernah membela Chelsea pada 2013 dan Newcastle United berstatus pinjaman pada 2016. Kendati berstatus pinjaman, Atsu mampu membawa Newcastle promosi ke liga premier 2016-2017.

Di tim nasional, Atsu merupakan pahlawan Ghana selain membawa runner up piala Afrika pada 2015, juga membawa timnasnya ke Piala Dunia di Brasil pada 2014.

Kabar menarik dari reruntuhan bangunan tempat tinggal Atsu, pihak kepolisian menahan kontraktor gedung bernama Ronesans Rizedans tersebut di Bandara Istanbul.

 

Tags

Terkini