PONTIANAKGLOBE -- Publik berharap Erick Thohir tidak mem-prank atau bercanda kepada masyarakat Indonesia khususnya pecinta sepakbola setelah terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) PSSI periode 2023-2027.
Pengamat sepakbola Anton Sanjoyo mengatakan Ketum PSSI Erick Thohir sungguh-sungguh serius membawa perubahan terhadap sepakbola Indonesia menjadi lebih baik bukan menjadi kendaraan politik menuju Pemilu 2024.
Hal itu disampaikannya dalam pandangan di tayangan Soccer Time Metro TV. Menurutnya, masyarakat Indonesia berharap banyak pada sosok Ketu PSSI Erick Thohir agar tidak seperti ketum PSSI sebelumnya yang tidak mampu mengatasi persoalan-persoalan sepakbola tanah air.
"Kalau ini [Ketum PSSI] jadi sebagai batu loncatan 2024, Indonesia kena prank. Mudah-mudahan tidak kena prank," kata Anton Sanjoyo dikutip Pontianak Globe, Sabtu (18 Februari 2023).
Oleh karena, lanjut Anton Sanjoyo, Erick Thohir seharusnya membuat pernyataan berjanji kepada PSSI untuk selamanya di PSSI dan membangun sepakbola Indonesia menjadi maju. Anton bahkan mengutarakan bahwa Ketum PSSI sebagai batu loncatan menuju 2024.
Erick Thohir saat ini juga merangkap sebagai Menteri BUMN. Dia juga digadang-gadang oleh sejumlah pihak bertarung di Pemilihan Umum 2024 sebagai wakil presiden. Sebagaimana diketahui, Erick Thohir terpilih sebagai Ketum PSSI dalam Kongres Luar Biasa PSSI pada Kamis (16 Februari 2023).
Setelah menjadi pemimpin tertinggi sepakbola tanah air itu, Erick Thohir akan melakukan sarasehan dua minggu setelah terpilih bertemu para suporter, pengurus klub Liga 1, 2 dan 3 hingga pengurus provinsi sepakbola.
Dia akan menawarkan peta jalan atau blue print sepakbola Indonesia. Termasuk dia ingin, ada keterwakilan perempuan sebagai wasit Indonesia. Erick juga ingin kompetisi sepakbola Indonesia menerapkan VAR setidaknya kompetisi liga 1. Janji Erick Thohir lain adalah, liga 2 dan 3 harus berjalan lagi.