PONTIANAKGLOBE -- Pesepakbola Brasil, Dani Alves harus berurusan dengan pihak berwajib Barcelona setelah mendapat tuduhan melakukan pelecehan seksual.
Pengadilan setempat di Catalunya (Spanyol) menahan pria yang lama satu tim bersama Xavi Hernandes, Andreas Inesta, Ronaldinho dan Lionel Messi tersebut agar tidak meninggalkan Barcelona.
Kronologi Dani Alves hingga harus ditahan tersebut, dari sejumlah saksi mata menyebutkan dia berada di klub malam di Barcelona, pada Desember 2022 lalu.
Saat masih menari tersebut, Dani yang sekarang bermain di klub Meksiko Pumas UNAM kedapatan memasukan tangannya ke dalam celana dalam perempuan tanpa persetujuan. Perempuan itu kemudian melaporkan kepada staf keamanan klub hiburan.
Dani Alves mengatakan tidak melakukan pelecehan seksual kepada perempuan tersebut tetapi benar berada di klub malam. Kendati sudah membantah, Dani Alves tetap ditahan oleh pengadilan.
Akibat perbuatan tersebut, kabar terbaru bahwa klubnya sudah menjatuhkan sanksi berat kepada Dani Alves dengan memutus kontrak artinya Dani Alves kehilangan pekerjaan sebagai pemain sepakbola.
Sebagaimana diketahui, Dani Alves bukan pemain kaleng-kaleng. Kendati belum pernah menggenggam piala dunia, tetapi prestasinya mengkilat di tingkat klub. Di Timnas Brasil hanya meraih juara Copa America dan piala konfederasi.
Sejak resmi bersama Sevilla merengkuh Piala UEFA, dan Piala Super Eropa. Barcelona kemudian kepincut skill Dani Alves dan meminangnya pada 2008.
Di Blaugrana, Dani Alves kenyang gelar dari piala Copa del Rey hingga empat kali juara, juara kompetisi La Liga, dan piala tertinggi tingkat klub eropa malah tiga kali angkat trofi Liga Champions.