sport

Manajer Persipura Jayapura, Yan Mandenas Kritik PSSI yang Hentikan Liga 2 Musim 2022/2023. Begini Katanya

Sabtu, 14 Januari 2023 | 11:27 WIB
Rapat Exco PSSI yang memutuskan Liga 2 dihentikan, pada Kamis 12 Januari 2023 (pssi.org)

PONTIANAKGLOBE, PAPUA -- Liga dua Sepak Bola Indonesia Dihentikan sementara menyusul  hasil rapat Komite Exekutif (Exco) PSSI yang menuai kontroversi.

Rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI memutuskan untuk menghentikan kelanjutan Kompetisi Liga 2 musim 2022/2023.

Kepastian ini diambil seusai rapat yang berlangsung di kantor PSSI.

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, menyampaikan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan berbagai faktor.

  1. Adanya permintaan dari sebagian besar klub Liga 2 yang menginginkan kompetisi tersebut tidak bisa dilanjutkan.

Hal ini terjadi karena tidak ada kesesuaian konsep pelaksanaan lanjutan kompetisi antara klub dan operator serta pelaksanaan atau kelanjutan Liga 2 sangat sulit diselesaikan sebelum Piala Dunia U-20 2023 dimulai pada 20 Mei 2023.

  1. Rekomendasi dari tim transformasi sepak bola Indonesia seusai tragedi Kanjuruhan terkait sarana dan prasarana yang belum memenuhi syarat.
  2. Perpol No. 10 Tahun 2022 mengamanatkan proses perizinan yang baru dengan memperhatikan periode waktu pemberitahuan, pengajuan rekomendasi dan izin, hingga bantuan pengamanan.

Dalam rapat Exco tersebut juga memutuskan dan memerintahkan kepada PT.LIB untuk memfasilitasi pembentukan operator baru guna pelaksanaan Liga 2.

Untuk Liga 1, kompetisi tersebut akan tetap berjalan dan tanpa ada degradasi. Hal ini karena penyesuaian kompetisi Liga 2 yang tidak berjalan

Dengan dihentikan Liga 2 ini maka musim ini tidak ada klub dari liga 1 Indonesia yang terdegradasi atau turun kasta, Maupun promosi dari klub liga 2.

Keputusan tersebut juga menuai kritikan dari Manager klub Persipura Jayapura yaitu Yan Mandenas.

Yan Mandenas mengatakan, dihentikannya Liga 2 ini merupakan kebijakan yang tidak objektif dan tidak merepresentasikan suara klub-klub liga 2 dari hasil pertemuan bersama pemilik klub beberapa waktu lalu.

Dikutip dari akun Instagram Persipura, "Keputusan ini sangat menciderai sepakbola nasional dan tidak menjadi contoh yang baik untuk kemajuan, regenerasi dan kaderisasi sepakbola nasional ini agar masuk ke arah yang lebih baik dan profesional saya mengganggap Ini merupakan keputusan terburuk di akhir masa jabatan mereka tinggal beberapa bulan lagi."

"Saya mengetahui keputusan ini bukan dasar dari 20 klub yang di isukan tetapi sebenarnya ada masalah internal yang tidak transparan dan jujur ke publik akhirnya kami kena dampaknya," tegas Yan Mandenas.

"Kalau sudah seperti ini langkah pertama Kita akanmelayangkan surat somasi kepada PSSI dan langkah kedua kita akan gugat PSSI terkait kerugian secara materil yang di alami klub Persipura Jayapura," lanjut Yan Mandenas.

Selain itu juga kami akan terus berkoordinasi ke Pemerintah dan DPR secara intens untuk meluruskan keputusan PSSI yang secara sepihak menghentikan kelanjutan Liga 2 tanpa alasan yang mendasar. ***

Tags

Terkini