PONTIANAKGLOBE.COM -- Cristiano Ronaldo diketahui berstatus bebas transfer usai kontraknya diputus oleh pihak Mancheter United.
Hal tersebut dikarenakan wawancara kontroversialnya bersama jurnalis Inggris yakni Piers Morgan.
Seperti yang diketahui Ronaldo sempat membuat publik heboh pada beberapa waktu lalu akibat dari wawancara tersebut.
Dalam wawancara tersebut Ronaldo mengungkapkan kekecewaannya terhadap tim yang berjuluk The Reds Devils itu, ia merasa telah di khianati dan kurang di hargai.
Dan Pemain asal Portugal itu mengungkapakan fasilitas di Mancheter United dari dulu tidak ada perubahan.
Hal tersebut yang membuat manajemen Manchester United sangat marah dan memutuskan untuk mendepak Ronaldo dari Old Trafford.
Saat ini Ronaldo dikabarkan menjalani proses transfer ke klub asal Arab Saudi yakni Al-Nasser.
Sang mega bintang tersebut saat ini sedang berada pada penghujung kariernya, terlebih sang rival abadi yakni Lionel Messi berhasil membawa pulang piala dunia.
Yang menyebabkan pertengkaran pada masing-masing fans mereka berdua, seolah Ronaldo sudah kalah dari Messi, Ronaldo pun tak luput dari ejekan para fans sepak bola.
Dilansir dari media asal turki yakni Tantes Futbol Haber, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan ikutan komentar tentang Cristiano Ronaldo.
Dia menyebut Ronaldo dibangku cadangan karena politik, yaitu mendukung perjuangan Palestina:
"Mereka telah menyia-nyiakan Ronaldo. Sayangnya, mereka memberlakukan larangan politik terhadapnya. Mengirimpemain sepakbola seperti Ronaldo ke lapangan dengan hanya 30 menit tersisa untuk pertandingan merusak psikologinya dan menghilangkan energinya. Ronaldo adalah seseorang yang memberi dukungan pada perjuangan Palestina," ujarnya.
Erdogan sendiri diketahui merupakan orang yang mengagumi Cristiano Ronaldo. Kini Ronaldo berstatus tanpa klub.
Tapi diyakini bahwa ia sudah mendapat tawaran dan Erdogan sendiri mendapat informasi ke mana Ronaldo berlabuh.
"Dari informasi yang saya dapatkan, dia akan pergi ke Arab Saudi," tutupnya. ***