PONTIANAKGLOBE.COM, MUNCHEN -- Harry Kane dilaporkan akan terbang ke Jerman untuk menjalani pemeriksaan medis Bayern Munich sebelum menyelesaikan kepindahan permanen dari Tottenham Hotspur.
Pemain berusia 30 tahun itu telah menjadi subjek saga transfer yang berlarut-larut sepanjang musim panas ini.
Bayern Munich salah satu klub yang terus mengungkapkan keinginan mereka untuk mendaratkan Harry Kane sebagai target utama.
Ketua Spurs Daniel Levy enggan menjual striker bintang klub dan London Utara telah menolak beberapa tawaran uang besar dari raksasa Bavaria.
Namun, Bayern Munich membuat terobosan signifikan dalam negosiasi ketika dilaporkan bahwa Tottenham Hotspur akhirnya setuju untuk menjual kapten Inggris tersebut dengan bayaran yang diyakini lebih dari €100 juta (£86,4 juta).
Awalnya ada saran bahwa Spurs mencabut izin mereka untuk Kane terbang ke Jerman untuk pemeriksaan medis Bayern sehingga mereka dapat membuat beberapa perubahan di menit-menit terakhir pada kesepakatan.
Namun, menurut Sky Sports News, Tottenham Hotspur menegaskan bahwa kesepakatan mereka dengan juara Bundesliga tetap ada dan tidak berubah.
Harry Kane dijadwalkan terbang dari bandara Stansted ke Munichuntuk menjalani pemeriksaan medis, dan laporan sebelumnya mengindikasikan bahwa sang striker akan menandatangani kontrak empat tahun senilai lebih dari £400.000 per minggu.
Pelatih kepala Tottenham Ange Postecoglou menegaskan bahwa kepergian Kane "sudah dekat" ketika berbicara pada konferensi pers pada hari Jumat.
"Saya berbicara dengan Harry pada hari pertama saya tiba, dia terbuka dan jujur, begitu pula saya," kata Postecoglou.
“Anda mendapatkan indikasi bahwa dia telah mengambil keputusan bahwa jika klub menyetujui kesepakatan, dia akan pergi," ujar Ange Postecoglou.
Ange Postecoglou menambahkan, "Wajar jika pada hari seperti hari ini pendukung kami memiliki rasa duka dan kehilangan, meskipun kurang sukses di klub, dia telah menjadi pahlawan bagi mereka."
Sementara itu, bos Bayern Munich Thomas Tuchel menyebut upaya klub mengejar Kane sebagai "prioritas tertinggi" mereka musim panas ini.
"Kami berusaha mengeluarkan kapten tim nasional Inggris dari Inggris, keluar dari Liga Premier," kata Tuchel kepada wartawan, Jumat seperti dikutip Sky Sports News .
"Itu sudah cukup. Ini adalah kesepakatan besar yang sedang kami kerjakan, tanda tangan besar yang sedang kami kerjakan, tetapi kami masih dalam proses."