sport

Sejarah Panjat Tebing di Pegunungan Alpen, Teknik Olahraga dari Amerika Serikat dan Pecinta Alam Mahasiswa UI

Rabu, 3 Mei 2023 | 20:13 WIB
Ilustrasi: Panjat tebing diperkenalkan pecinta alam mahasiswa Universitas Indonesia pada 1960-an (Sumber foto: Pixabay)

PONTIANAKGLOBE -- Sebelum menjadi olahraga, panjat tebing sudah lama dikenal khusus bagi kalangan militer tepatnya sebelum Perang Dunia I.

Panjat tebing mulai digemari kali pertama di Pegunungan Alpen pada 1910. Saat itu, masyarakat sekitar bersama beberapa komunitas pecinta alam memperkenalkan panjat tebing di pegunungan yang diselimuti salju.

Namun, jangan pernah membayangkan ketika itu panjat tebing seperti saat ini yang menggunakan tali. Seiring perjalanan waktu, panjat tebing semakin disukai banyak orang di Eropa.

Alat-alat peralatan panjat tebing banyak diproduksi massal dan dijual di toko. Orang dengan mudah memperoleh peralatan panjat tebing.

Kegemaran panjat tebing di Eropa mulai beralir ke Amerika Serikat. Para pemanjat tebing asal Paman Sam tersebut membuat teknik-teknik baru panjat tebing.

Teknik-teknik digunakan sebagai aturan baku dalam pertandingan panjat tebing kala itu.

Lalu bagaimana panjat tebing populer di Indonesia?

Panjat tebing baru diperkenalkan oleh para pecinta alam Universitas Indonesia dan Wanadri pada 1960-an. Ada beberapa tokoh panjat tebing ketika itu, seperti Harry Suliztiarto, Heri Hermanu, Agus Resmonohadi, dan Deddy Hikmah.

Dalam catatan sejarah pendakian oleh komunitas pecinta alam, panjat tebing resmi diperkenalkan oleh empat sekawan itu di tebing Citatah, Jawa Barat.

Lambat laun, panjat tebing semakin populer dan mendapatkan perhatian dari instansi-instansi pemerintahan, lembaga negara dan perwakilan negara yang ada di Indonesia.

 

Tags

Terkini