Selain itu, ia berhasil membawa Timnas Indonesia ke peringkat ketiga klasemen sementara Kualifikasi Round 3 Piala Dunia 2026.
Baca Juga: T.O.P Eks BIGBANG Cerita Riset Mendalam untuk Peran Thanos di Squid Game 2
“(PSSI) memberi tahu saya tentang pemecatan pada 6 Januari 2025 pukul 09.40 WIB dan mengumumkan bahwa pelatih baru akan datang,” ujar STY.
Walau sulit memahami alasan di balik pemecatan tersebut, Shin Tae-yong tetap menerima keputusan PSSI dengan lapang dada.
“Meskipun saya tidak memahaminya, saya dengan rendah hati menerimanya,” ucapnya.
Ia juga menilai bahwa lima tahun kebersamaannya dengan Garuda telah memberikan hasil positif yang menjadi fondasi bagi perkembangan sepak bola Tanah Air.
“Saya pergi dengan sangat bangga karena telah menciptakan dasar yang signifikan bagi sepak bola Indonesia,” tegasnya.
Meninggalkan Warisan Positif
Shin Tae-yong menekankan bahwa ia telah ‘menanam benih’ yang akan terus berkembang untuk masa depan sepak bola Indonesia.
Ia merasa bangga atas kecintaannya kepada Indonesia, meskipun akhirnya harus meninggalkan kursi kepelatihan.
“Saya yakin bahwa saya bisa kembali (ke Indonesia) dengan senyuman di wajah saya,” tambahnya.
Pelatih yang turut mengembangkan bakat pemain muda seperti Marselino Ferdinan dan Rizky Ridho itu juga menyampaikan rasa terima kasih kepada PSSI, khususnya kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir atas dukungan yang telah diberikan.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada PSSI, khususnya Erick Thohir yang memberikan banyak bantuan selama saya melatih Timnas Indonesia,” katanya.
Peran STY Foundation
Sebelum mengakhiri kiprahnya di Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mendirikan STY Foundation pada 4 November 2024.