"Orang awam pun paham dan menduga bahwa lawan Jepang kita bakal kalah. Tapi dengan ekstra effort dan gembar-gembor sudah level Asia, kalah 0-4 sungguh kebangetan," ungkapnya.
Baca Juga: Razman Arif Nasution Berencana Adopsi Lolly, Jawaban Nikita Mirzani Tak Terduga
Bung Towel menilai kekalahan tersebut sebagai bukti ketidakberdayaan STY mengatur Timnas Indonesia dan meminta sang pelatih mundur jika masih memiliki rasa malu.
"STY, jika Anda masih punya malu, mundurlah," tambahnya.
2. Bung Towel: STY Turunkan Anak Pramuka ke Medan Perang AFF 2024
Bung Towel kembali mengkritik STY setelah keputusan untuk menurunkan skuad U-22 pada Piala AFF 2024, yang berakhir dengan kegagalan Garuda melaju ke semifinal.
Dalam sebuah acara TV, Bung Towel menilai keputusan itu seperti "menurunkan anak pramuka ke medan perang," mengingat Piala AFF adalah ajang senior bergengsi di ASEAN.
Bung Towel juga mempertanyakan alasan STY yang ingin memberikan pengalaman kepada talenta muda.
"Kenapa tak kasih kesempatan kepada pemain senior di cadangan agar bisa berkontribusi?" ujarnya.
3. Ogah Akui Peran STY dalam Loloskan Timnas U-23 ke Semifinal Piala Asia
Meski Timnas Indonesia U-23 berhasil melaju ke semifinal Piala Asia 2023, Bung Towel enggan mengakui peran STY dalam pencapaian tersebut.
Dalam siniar One Corner pada 27 April 2024, Bung Towel menyatakan bahwa keberhasilan itu lebih disebabkan oleh kontribusi pemain yang berasal dari Liga 1 Indonesia.
Menurut Bung Towel, kelolosan Timnas U-23 ke semifinal bukanlah hasil langsung dari kepemimpinan STY.
"Kelolosan ini bukan karena STY," katanya tegas.
Dengan kritik-kritik tersebut, Bung Towel jelas menyuarakan ketidakpuasannya terhadap kinerja STY selama menukangi Timnas Indonesia, menciptakan perdebatan terkait masa depan pelatih asal Korea Selatan ini di sepak bola Indonesia. ***