Selain itu, PSSI juga menyoroti pengalaman Kluivert sebagai pelatih.
Dia memulai karier kepelatihan dengan menjadi asisten pelatih di AZ Alkmaar, NEC Nijmegen, dan Brisbane Roar, serta menjabat sebagai pelatih Jong Twente yang meraih gelar juara.
PSSI mengungkapkan bahwa Kluivert dijadwalkan tiba di Indonesia pada Sabtu, 11 Januari 2025, dan akan langsung diperkenalkan kepada publik pada Minggu, 12 Januari 2025.
"Kluivert direncanakan tiba di Indonesia pada 11 Januari 2025 dan akan dikenalkan secara resmi pada 12 Januari 2025," ungkap PSSI.
Baca Juga: Tragedi Bus Pariwisata di Kota Batu: 4 Orang Tewas, Ini Fakta Lengkapnya
3. Sorotan Media Vietnam Terkait Kepergian STY
Kedatangan Kluivert sebagai pelatih baru Garuda menarik perhatian media olahraga di luar negeri, khususnya di Vietnam.
Beberapa media Vietnam fokus pada keputusan PSSI yang memutuskan kontrak STY di tengah perjuangan Garuda yang kini berada di babak Round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Media Soha VN melaporkan bahwa pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, merasa sedih mengetahui bahwa STY harus meninggalkan Timnas Indonesia.
Kim mengungkapkan rasa hormatnya terhadap STY yang ia anggap sebagai pelatih hebat dan ahli strategi.
"Saya sangat sedih mendengar berita ini. Shin Tae-yong adalah pelatih yang luar biasa, seorang ahli strategi yang disegani," kata Kim Sang-sik.
Kim Sang-sik juga menyebutkan bahwa hubungan emosionalnya dengan STY sudah terjalin sejak mereka berkarier sebagai pemain sepak bola, di mana mereka pernah bermain dalam tim yang sama.
Media Vietnam lainnya, The Thao, menyoroti berbagai pro dan kontra yang muncul di kalangan warganet Indonesia terkait pemecatan STY.
Beberapa warganet Indonesia mengungkapkan kekecewaan mereka atas keputusan PSSI, terutama karena Garuda telah mencapai babak 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 di bawah asuhan STY.