sport

Veddriq Leonardo Sang Raja Speed Panjat Tebing, Atlet Kalbar yang Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia di Paris 2024

Kamis, 8 Agustus 2024 | 20:36 WIB
Veddriq Leonardo atlet panjat tebing speed asal Kalbar berhasil meraih medali emas pertama bagi Indonesia di Olimpiade Paris 2024 pada Kamis sore, 8 Agustus 2024, waktu Indonesia Barat (WIB).

PONTIANAKGLOBE.COM, PARIS, PRANCIS -- Veddriq Leonardo, satu-satunya atlet panjat tebing speed putra Indonesia yang berhasil mencapai perempat final, meraih medali emas pertama bagi Indonesia di Olimpiade Paris 2024 pada Kamis sore, 8 Agustus 2024, waktu Indonesia Barat (WIB).

Veddriq menjadi juara setelah mengalahkan Wu Peng, atlet asal Cina, di babak final dengan catatan waktu 4,75 detik.

Baca Juga: Prabowo Subianto Hadiri Pembukaan Olimpiade Paris 2024, Pebalap Sepeda Kalbar Bernard Bernjamin van Aert Ikut Parade

Ia mengungguli Wu yang mencatat waktu 4,77 detik.

Perjalanan Veddriq menuju medali emas dimulai dengan mengalahkan atlet tuan rumah di perempat final dengan waktu 4,88 detik, yang membawanya ke babak semi final.

Di semi final, Veddriq semakin menunjukkan dominasinya dengan mencatat waktu 4,78 detik, mengalahkan Alipour Alireza dari Iran yang mencatat waktu 4,84 detik, dan memastikan tempatnya di final.

Pada babak final, Veddriq yang sempat menyamai rekor dunia milik Samuel Watson dari USA, berhasil menampilkan performa terbaiknya dan meraih medali emas dengan waktu 4,75 detik, mengalahkan Wu Peng dari Cina.

Baca Juga: Surga Tersembunyi, Ini 3 Danau Memukau di Sintang Kalbar yang Wajib Dikunjungi

Medali emas ini menjadikan Veddriq atlet pertama Indonesia yang berhasil menyumbangkan emas di Olimpiade Paris 2024.

Ibunda Veddriq, Rosita, mengungkapkan bahwa keberhasilan putranya tidak terlepas dari kegigihan dan tekad kuat yang dimilikinya sejak kecil.

Bahkan, ketika ada kebakaran hutan di Kalimantan, Veddriq tetap berlatih di bawah kabut asap yang menyelimuti langit Kalimantan.

"Sejak kecil, Veddriq sangat gigih dan teguh pendirian. Jika dia berkata A, maka harus A. Dia tetap berlatih setiap hari, bahkan di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan di Kalimantan," ungkapnya. ***

Tags

Terkini