Gambar-gambar selanjutnya ditampilkan kemudian dalam program tersebut, dengan Morata yang sering berjongkok untuk memegang lututnya.
Baca Juga: Mahasiswi MTK San Agustin, Lidia Julai Wijaya Raih Penghargaan Fashion Bergengsi
Lineker menambahkan, "Anda dapat melihatnya berlari ke sana, terpeleset, menangkapnya. Tidak yakin apakah dia terlihat terlalu buruk.”
"Semoga saja tidak terlalu parah, tidak ada fisioterapis di sekitarnya. Namun, kami bisa melihat dia masih berjuang. Dia berjalan pincang dan tampak kesal. Bayangkan saja, sebelum pertandingan final dan sesuatu seperti itu terjadi. Sungguh malang nasibnya," tambah Gary Lineker.
Selanjutnya Alvaro Morata berjalan melewati Lorong, ia mendapat tepuk tangan.
Bintang Atletico Madrid itu telah memainkan peran kunci dalam perjalanan Spanyol ke final turnamen musim panas ini.
Dan dia kembali menjadi pemain kunci dalam kemenangan di babak semifinal atas Prancis, sering kali turun ke belakang untuk membantu pertahanannya.
La Roja sebenarnya sempat tertinggal akibat sundulan Randal Kolo Muani di awal pertandingan.
Namun Yamal berhasil mencetak gol indah dari jarak jauh setelah 21 menit sebelum Dani Olmo menambah gol kedua yang luar biasa empat menit kemudian.
Spanyol dipaksa menghadapi tekanan hebat dari Prancis di babak kedua. ***