Mereka berhasil bangkit dari hasil imbang melawan Swiss dan lolos sebagai juara grup.
Laga melawan Swiss menjadi peringatan penting bagi Jerman agar tidak meremehkan Denmark, seperti yang terjadi pada final Euro 1992.
Jerman hanya memenangkan tiga dari 11 pertandingan pada tahun 2023, tetapi belum terkalahkan pada tahun 2024.
Pelatih Nagelsmann harus membuat keputusan sulit mengenai susunan pemain, terutama dengan absennya bek tengah Jonathan Tah yang mendapat kartu kuning kedua saat melawan Swiss.
Bek Borussia Dortmund, Nico Schlotterbeck, kemungkinan akan menggantikan Tah.
Denmark, semi-finalis Euro 2020, akan menjadi lawan tangguh dengan kekuatan dan semangat menyerang.
Pelatih Kasper Hjulmand masih mencari keseimbangan dalam timnya, dengan beberapa pemain kunci absen.
Baca Juga: Starlink Mini: Internet Cepat Portabel dari Elon Musk
Denmark berhasil lolos dari grup dengan catatan disiplin yang baik dan akan menghadapi Jerman di Dortmund.
Bek Denmark, Jannik Vestergaard, optimis dengan peluang timnya. Gelandang Manchester United, Christian Eriksen, dinobatkan sebagai man of the match dalam pertandingan ke-133 untuk Denmark, mencetak rekor penampilan sepanjang masa.
Jerman memiliki peluang besar untuk kembali menunjukkan kehebatan mereka di turnamen ini, namun mereka harus belajar dari sejarah dan tidak meremehkan lawan mereka. ***